Diduga Depresi, Pria Asli Kota Kediri Gantung Diri

Kediri, Koranmemo.com – Warga Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri, geger karena salah satu warganya meninggal dunia dengan cara gantung diri. Korban diketahui bernama Rohadi Asmoro (54) asal Lingkungan Kepanjen Kelurahan Singonegaran yang tinggal di RT 20/RW 07 Kelurahan Tosaren, Kamis (11/10) sekitar pukul 12.30 WIB.

Aiptu Sartono, Kasi Humas Kepolisian Sektor (Polsek) Pesantren menjelaskan, ada salah satu warga yang tinggal di RT 20/RW 07 Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri yang meninggal dunia dengan cara gantung diri.

Menurut Sri Utami (49), istri korban sekaligus saksi, sepulang dari rumah ibu mertua di Kelurahan Singonegaran curiga karena korban tidak berada di kamar. Setelah mencoba mencari ke ruang keluarga, saksi terkejut melihat korban dalam keadaan tergantung. Segera mencari pertolongan warga di sekitar rumah.

“Biasanya saya pulang sore, karena saya juga merawat ibu mertua yang sakit di rumah singonegaran. Waktu pulang saya curiga karena rumah sepi. Setelah saya cari ke ruang keluarga, suami saya sudah dalam posisi tergantung. Suami saya sudah lima tahun sakit diabetes. Minggu lalu sudah kontrol ke rumah sakit, dan penyakitnya sudah merembet ke mata,” jelasnya.

Sementara itu, Jatmiko (54) Kasi Trantib Kelurahan Tosaren mengatakan, korban diduga nekat gantung diri lantaran mengalami tekanan batin karena penyakit diabetes. Untuk mengetahui penyebab pasti korban meninggal dunia, pihak kelurahan melaporkan kejadian ini ke Kepolisian Sektor (Polsek) Pesantren.

“Sebelum melaporkan ke Polsek Pesantren, pihak Kelurahan Tosaren harus koordinasi terlebih dahulu ke Kelurahan Singonegaran karena identitas korban masih tercatat di sana. Namun rencananya korban akan tetap dimakamkan di Tosaren, karena kakak korban sudah menyerahkan semua proses pemakaman ke istri korban,” ujarnya.

Selain itu, Sukadi (56) tetangga korban menambahkan, pihak keluarga sudah menerima kematian korban dan menunggu hasil visum dari pihak kepolisian. “Kalau dilihat kondisi korban, ini murni bunuh diri. Kemungkinan karena depresi akibat penyakit diabetes. Pihak keluarga sudah menyerahkan proses pemakaman ke pihak Kelurahan Tosaren dan Singonegaran. Dan akan dimakamkan di pemakaman umum di Lingkungan Jamsaren,” tandasnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date