Didemo Warga, PPK Tol PasPro: Pembangunan Harus Tetap Jalan

Probolinggo, koranmemo.com –  Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) memastikan proyek pembangunan jalan tol PasPro ( Pasuruan-Probolinggo) Jalan terus, meski sempat terhenti akibat tuntutan warga Desa Klampok , Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo yang meminta fasilitas jalan tembus .

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Tol PasPro  Agus Winarno ketika dikonfirmasi lewat telephone menegaskan pihaknya tetap akan terus melanjutkan proyek pembangunan jalan tol PasPro. “ Akibat aksi warga itu, banyak waktu kita yang terbuang untuk penyelesaian pembangunan tol, apalagi sesuai instruksi Mei 2018 ini sudah akan diresmikan Presiden. Makanya, apapun pembangunan harus berjalan meski nanti harus dikawal pihak keamanan,” katanya.

Menurut Agus Winarno, protes mereka tidak beralasan karena kawasan tersebut bukan perkampungan namun areal sawah warga dan aksi mereka dilakukan setelah pembangunan berjalan dan hampir rampung, seharusnya di awal proyek ini mereka bisa mengajukan keberatan.

“ Kami sebenarnya sudah akan memberikan fasilitas kepada warga dengan menyediakan lahan melingkar istilahnya frontage selebar 2 meter disisi utara dan selatan sepanjang 900 meter,” tegasnya.

Seperti diketahui warga Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo menuntut pelaksana proyek tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), membangun jalan akses ke sawahnya.

Editor: Bambang Iswahyudi

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.