Diboikot Peternak Ayam, Agen Pakan Pabrikan Menjerit

Blitar, Koranmemo.com – Aksi boikot yang dilakukan oleh para peternak ayam di Blitar terhadap produk pakan pabrikan membuat sejumlah agen pakan menjerit. Pasalnya, banyak peternak ayam petelur yang menjadi langganannya terpengaruh dengan aksi tersebut.

Beky Hardiansah (33) salah satu agen pakan pabrikan di Desa/ Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar merasa dirugikan dengan adanya aksi boikot semacam itu.

Menurutnya, banyak faktor yang memicu  turunnya harga telur dari peternak, sehingga tidak adil jika boikot dilakukan terhadap produk pakan pabrikan.

 “Kan penyebab turunnya harga telur dari peternak banyak, sehingga tidak adil jika produk pakan pabrikan diboikot seperti ini. Terlebih banyak pelanggan saya dari kalangan peternak yang terpengaruh dengan aksi tersebut,” keluhnya.

Beky berharap agar para peternak lebih bijak serta dewasa dalam menyikapi masalah ini. Terutama pihaknya berharap kepada peternak telur yang sudah menjadi pelanggannya agar terus setia menggunakan produk pabrikan yang dia jual.

“Saya berharap peternak tetap menjadi pelanggan di agen seperti saya. Terutama tetap memakai produk pakan seperti Pokphand maupun Japfa Comfeed,” harapnya.

Seperti diketahui, peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar memboikot empat produk pakan ternak seperti Pokphand, Japfa Comfeed, Malindo dan Wonokoyo. Boikot dilakukan karena diduga produsen pakan itu juga menggelontorkan telur calon bibit ayam atau yang biasa disebut telur tunas ke pasar tradisional dengan harga lebih murah.

Reporter : Andik Sukaca 
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.