Dibekuk Saat Hendak Transaksi

Kediri, koranmemo.com –  Unit Reskrim Polsek Tarokan mengamankan Romzuden (31), Sabtu (16/12). Pria asal Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan ini diamankan karena mengedarkan dobel l. Petugas menringkusnya saat tersangka berada di jalan raya Desa Kaliboto dan mengamankan 810 butir dobel l.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Anwar Iskandar mengungkapkan penangkapan ini merupakan tindak lanjut informasi masyarakat. Awalnya petugas mendapat informasi jika Romzuden merupakan pengedar dobel l. Mendapat laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Tarokan melakukan serangkaian penyelidikan.

Hasilnya petugas menemukan bukti-bukti permulaan yang menguatkan jika Romzuden merupakan pengedar dobel l. Sekitar pukul 17.00 WIB tim buser Unit Reskrim Polsek Tarokan melakukan penangkapan. Diketahui sore itu tersangka berada di pinggir jalan Desa Kaliboto. Diduga tersangka hendak melakukan transaksi.

Petugas melakukan penggeledahan dan menemukan 90 butir dobel l yang disimpan di sakunya. Petugas menduga jika Romzuden masih memiliki dobel l lain yang disimpannya. Tim buser melakukan interogasi di tempat untuk mengorek informasi tersebut. “Tersangka mengaku jika masih menyimpan dobel l di rumahnya. Petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan 720 butir dobel l,” ungkap AKP Anwar saat dikonfirmasi.

Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Tarokan untuk penyelidikan lebih lanjut. Kepada penyidik Romzuden mengakui jika dirinya merupakan pengedar dobel l. Dia mengaku melakukan hal tersebut karena kebutuhan ekonomi dan uang hasil penjualan pil digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. “Tersangka dijerat dengan pasal 196 Undang Undang no 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukuman pidana penjara maksimal 10 tahun,” tegas AKP Anwar. (ram/bak)

 

 

Follow Untuk Berita Up to Date