Dibekuk BU 4 Gol, Langkah Blitar United Kandas di Piala Indonesia

Blitarkoranmemo.com – Langkah Blitar United di Piala Indonesia musim ini dipastikan kandas. Itu setelah tim besutan Bonggo Pribadi takluk 0 – 4 atas tuan rumah Bali United (BU) pada leg kedua yang berlangsung di stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (01/02) malam.

Dengan hasil ini, Bali United lolos 16 besar Piala Indonesia dengan agregat 7 – 0, dimana leg pertama yang digelar di stadion Soepriadi Kota Blitar pekan lalu, Bali United mampu unggul 3 – 0.

Pertandingan leg kedua berjalan menarik. Pasalnya, Blitar United berusaha mengimbangi permainan BU. Namun upaya anak-anak Blitar ini tidak membuahkan karena memang kalah kelas.

Ada beberapa perubahan susunan pemain ditubuh Bali United, diantaranya memasukkan Gunawan Dwi Cahyo, Yansen Orah, Hekmat Nouri, dan Yabes Roni sebagai starter. Sedangkan lini serang masih mengandalkan Illija Spasojevic, Irfan Bachdim, dan Melvin Platje.

Dari 4 gol yang berhasil disarangkan Bali United, satu gol dicetak Melvin Platje dimenit 7, berselang 7 menit kemudian giliran Irfan Bachdim berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Sementara dua gol lainnya dicetak dibabak kedua oleh Illija Spasojevic dimenit 50 dan 86.

Usai pertandingan, Pelatih Blitar United Bonggo Pribadi mengatakan, para pemain sudah bekerja keras untuk mengimbangi permainan tuan rumah. Menurutnya, harapan untuk bermain lebih baik dari pertandingan leg pertama tidak terwujud, karena memang tidak ada persiapan apapun sebelum pertandingan.

“Persiapan, inilah yang menjadi kendala kami. Karena usai laga leg pertama, para pemain baru melakukan latihan kemarin saat mencoba lapangan di stadion,” ujar  Bonggo.

Selain itu, kata Bonggo, pemain yang diturunkan merupakan pemain lokal. Sebab pasca kompetisi liga 2 usai, beberapa pemain sudah meninggalkan klub karena kontraknya habis. Sehingga untuk mengarungi babak 32 besar Piala Indonesia ini, pihaknya mengandalkan pemain lokal dan tidak memanggil pemain di luar Jawa.

“Pertandingan melawan Bali United ini menjadi motivasi bagi para pemain. Mereka kan masih muda-muda dan melawan tim dari liga 1, sehingga pengalaman ini akan dijadikan para pemainnya untuk bisa berkembang. Jadi mereka bisa mengukur, semakin tinggi level lawannya, maka seharusnya tidak boleh membuat kesalahan sekecil apapun, karena bisa merugikan tim,” paparnya.

Stefano Cugura alias Teco, pelatih anyar Bali United mengatakan, para pemain sudah melakukan persiapan untuk menjalani pertandingan melawan Blitar United. Pasca menjalani leg pertama di kandang Blitar, dirinya langsung menggenjot latihan, mulai fisik, taktik, hingga strategi.

“Melawan Blitar United kami tetap bekerja keras. Karena semua tim mempunyai kesempatan yang sama, sebab pertandingan selalu dimulai dengan skor 0 – 0,” jelas Teco.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date