Dibanjiri Pasien DBD, RSUD Kelebihan Kapasitas

Dibanjiri Pasien DBD, RSUD Kelebihan Kapasitas

Jombang, koranmemo.com – Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang, dr Pudji Umbaran mengakui banyaknya pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dirawat di rumah sakit plat merah tersebut. Hal ini juga membuat sejumlah pasien terpaksa dirawat di lorong dalam ruang Seruni RSUD, lantaran rumah sakit kelebihan kapasitas (overload).

Menurutnya, kapasitas asli ruang Seruni adalah 45 bed. Sedangkan hingga pada Jumat (1/2), ruang khusus anak tersebut menampung 72 pasien. “Dari 72 pasien, yang postif DBD ada 12 pasien. Alhamdulillah semua tertangani sesuai dengan protap (prosedur tetap),” kata dr Pudji Umbaran kepada wartawan, Jumat (1/2).

Diakui, membludaknya pasien tidak lepas dari peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap DBD. Sehingga, ketika anak atau diri mengalami sakit, segera memutuskan periksa ke rumah sakit.

“Memang kondisinya kelebihan kapasitas. Sejumlah pasien terpaksa dirawat di lorong dalam ruang Seruni. Karena prinsipnya rumah sakit pemerintah tidak boleh menolak pasien. Upaya penyediaan tempat yang setidaknya manusiawi kita lakukan meski tidak standar,” ungkap dr Pudji.

Meski tidak dalam ruang standar, dr Pudji memastikan pemberian infus, bed dan kelengkapan lainnya sesuai standart protap. “Lorong dalam ruang ini memang tidak ideal. Tapi ini sangat membantu pasien yang memerlukan pelayanan yang cepat,” tandasnya.

Sementara, Ketua Komisi D DPRD Jombang Syarif Hidayatullah, saat memantau situasi di RSUD Jombang menyatakan mendukung rencana penambahan ruang yang diwacanakan pada tahun 2019 ini. “Kami memang sebelumnya pernah hearing membahas soal penambahan ruang di RSUD ini. Prinsipnya kami mendukung rencana ini,” tutupnya.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date