Di Kediri, Harga Cabai Sentuh Rp 54 Ribu per Kilogram

Kediri, koranmemo.com – Sejak pasca lebaran, harga cabai di pasar tradisional Kota Kediri mengalami kenaikan. Di tingkat pedagang yang berada di Pasar Semono Betek Kota Kediri, harga cabai menyentuh angka Rp 54.000 per kilogram. ‘Pedasnya’ harga cabai tersebut, pedagang menilai jumlah pasokan dari petani mulai berkurang.

Salah satu pedagang sayur di Pasar Sentono Betek, Sujono (55) mengatakan, dari tiga jenis cabai yang dijual, ketiganya mengalami kenaikan harga sejak tiga hari terakhir. “Yang paling terasa ya tiga hari terakhir. Cabai merah, cabai keriting, dan cabai rawit, harganya sama Rp 54.000 per kilogram. Biasanya tidak bersamaan naiknya,” tutur Sujono, Jumat (5/7).

Hal senada juga diutarakan Nono (42), pedagang lainnya. Harga cabai mengalami kenaikan, bahkan harga cabai untuk lalapan juga ikut naik. Jika biasanya harga cabai lalapan hanya Rp 17.000 per kilogram dan paling mahal dijual Rp 30.000 per kilogram, kini harga cabai lalapan menyentuh angka Rp 44.000 per kilogram.

Dari pengamatan Koranmemo.com, hanya harga cabai yang mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Untuk bumbu dapur yang lain, pedagang mengaku tidak ada kenaikan harga dan relatif stabil. Harga bawang putih yang sempat meroket di bulan Ramadan, juga tidak mengalami kenaikan. Harga bawang putih tetap berkisar antara Rp 32.000 sampai Rp 34.000 per kilogram. Untuk bawang merah juga tetap di angka Rp 26.000 sampai Rp 28.000 per kilogram.

Tiga minggu sebelumnya, pedagang di Pasar menjual cabai rawit dengan harga Rp 12.000 per kilogram. Pedagang merasa kenaikan harga cabai cukup signifikan, mereka pun khawatir jika pembeli berkurang dan membuat kualitas stok cabai yang berada di lapak maupun toko menurun.

Sementara itu, di Pasar Grosir Ngronggo, Kota Kediri, para pedagang membeli cabai merah dan cabai keriting dari para tengkulak menyentuh angka Rp 50.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai meningkat sejak pasca lebaran, peningkatan harga juga secara bertahap. “Mungkin stok dari petani juga menurun (terbatas), jadi beberapa hari terakhir terjadi kenaikan harga cabai,” ujar Wafa (25), salah satu pedagang di Pasar Grosir.

Suyono (42) pedagang lainnya juga mengutarakan hal yang sama. Ia menduga jumlah cabai dari para petani sudah menurun. Bahkan, untuk memenuhi permintaan pasar, beberapa pedagang juga mengambil cabai dari luar daerah seperti Tulungagung, Blitar, Ngajuk, dan beberapa daerah lainnya. “Untuk harga cabai rawit saat ini sudah mencapai Rp 49.000 per kilogram,” tuturnya.

Sedangkan harga cabai hijau besar, mulai menyentuh angka Rp 24.000 sampai Rp 25.000 per kilogram. Biasanya, para pedagang menjual cabai hijau besar berkisar Rp 18.000 per kilogram. Kenaikan harga ini berkisar antara Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per kilogram, harga komoditas cabai di pasar naik secara bertahap.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date