Dewan Pendidikan Minta Diusut

Dugaan Kebocoran UN

Jombang, Memo – Jika Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jombang meyakini tidak ada kebocoran dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat, khususnya mata pelajaran matematika, lain halnya bagi Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang. Dewan Pendidikan malah menyebut jika UN SMP terindikasi terjadi kebocoran.

M Ghufron menunjukkan kecocokan kode pada kunci jawaban mapel matematika (agung/memo)
M Ghufron menunjukkan kecocokan kode pada kunci jawaban mapel matematika (agung/memo)

Hal itu terkuak setelah Dewan Pendidikan mencocokkan kunci jawaban matematika yang beredar di SMPN 4 Jombang dengan soal UN, Selasa (10/5) lalu. Hasilnya, kode pada kunci jawaban sama persis dengan kode pada soal UN matematika.

Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang, M Ghufron mengatakan, pihaknya telah mencocokkan kunci jawaban yang beredar di SMPN 4 Jombang dengan soal UN matematika untuk jenjang SMP sederajat. Hasilnya, ternyata kode kunci jawaban yang diterima para siswa sama persis dengan kode soal yang dikerjakan peserta UN.

“Kami menduga telah terjadi kebocoran. Karena kita sudah kroscek dengan polisi, Dinas Pendidikan, dan guru matematika terhadap kunci jawaban yang beredar. Ternyata ada kesamaan antara kode kunci jawaban dengan kode soal. Kesimpulan kami, bahwa kunci jawaban ini bocor karena cocok dengan soal Matematika,” kata Ghufron kepada wartawan, Kamis (12/5).

Dengan adanya temuan kecocokan ini, lanjut Ghufron, Dewan Pendidikan melayangkan surat rekomendasi ke Dinas Pendidikan dan Polres Jombang. Salah satu poin dalam surat tersebut, pihaknya meminta agar polisi mengusut tuntas kasus kebocoran kunci jawaban tersebut. “Rekomendasi kami ke dinas pendidikan dan kepolisian agar mengusut tuntas dugaan kebocoran ujian nasional di Kabupaten Jombang,” tegasnya.

Ghufron menambahkan, selain merekomendasikan Disdik dan Polisi melakukan pengusutan, rekomensasi lain atas temuan ini antara lain, mengoptimalkan kinerja panitia dan pengawas dalam pelaksanaan UN, mengevaluasi kinerja pengawas UN di setiap sekolah, mengevaluasi kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang dalam menyelenggarakan UN. “Selian itu juga meminta wali murid dan sekolah membangun kepercayaan dirinya siswa dalam mengikuti UN,” pungkas Ghufron.

Seperti diketahui, pelaksanaan UN SMP sederajat hari kedua di Kota Santri, diwarnai beredarnya fotokopi yang diduga kunci jawaban mata pelajaran Matematika di kalangan siswa SMPN 4 Jombang. Meski begitu, siswa mengaku tidak tahu dari siapa lembaran tersebut berasal. (ag)

 

Follow Untuk Berita Up to Date