Derita Nenek Sebatang Kara, Tak Punya Rumah dan Sakit-sakitan

Nganjuk, koranmemo.com – Perihnya hidup kini harus ditanggung sendirian oleh Mbah Samidjah, warga Dusun Sumberkepuh Desa Getas Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk . Hidup sendirian dengan kondisi sakit-sakitan harus dia jalani secara tabah. Bahkan, untuk bertahan hidup dia bergantung pada pemberian tetangga.

Mbah Samidjah hanya bisa melihat runtuhan rumahnya yang rata dengan tanah. Di usianya yang memasuki 68 tahun, dia hanya bisa mengharap pemberian tetangga untuk bisa sekedar makan. Belum lagi kondisi fisik yang tidak sehat membuatnya tidak bisa berbuat banyak.

Sehari-hari, terkadang dia hanya termenung dengan menatap kosong menghadap ke rumahnya. Satu-satunya tempat yang dia gunakan untuk berteduh rata dengan tanah pasca diterpa puting beliung beberapa bulan yang lalu. Sehingga, kini dia harus mengungsi di rumah adiknya yang sudah meninggal dunia.

Satu-satunya hal yang menjadi keberuntungan bagi Mbah Samidjah adalah para tetangga yang kerap memberinya bantuan berupa makanan. Bahkan, para tetangga itu pulalah yang mengantarnya menuju rumah adik yang sudah lama tidak ditempati.

“Sudah tidak punya tempat tinggal karena terkena puting beliung. Untuk makan saja susah, saya bersyukur para tetangga yang baik hati sering memberi kiriman makanan. Tubuh yang sudah tua ini juga sering merasa sakit-sakitan,” keluhnya.

Untuk berjalan kaki, Mbah Samidjah harus menggunakan tongkat yang terbuat dari kayu. Menurut informasi, sakit yang dia derita antara lain kolestrol, asam urat, darah tinggi, dan juga wasir.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu