Datangi PN Kabupaten Kediri, Ratusan Santri Tuntut Keadilan

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Ratusan santri Pondok Pesantren (ponpes) Darul Fatihin Dusun Tegal Rejo Desa Badas Kecamatan Badas Kabupaten Kediri mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri, Rabu (6/12). Mereka menuntut keadilan atas salah satu temannya yang didakwa menjadi penadah handphone ilegal.

Pantauan koranmemo.com, ratusan santri tersebut didampingi kelompok organisasi masyarakat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kediri. Sekitar pukul 11.00 WIB dengan membawa sejumlah tulisan diantaranya, menuntut keadilan kepada santri, hingga berantas jual beli hukum para santri memadati depan kantor PN Kabupaten Kediri.

Tur Agung salah satu orator mengatakan, kedatangannya bukan untuk melawan hukum namun memberikan kekuatan moral kepada Ahmad Syarifudin (17) santri Ponpes Darul Fatihin yang didakwa sebagai penadah handphone curian. Menurutnya tuduhan itu tidak berdasar karena temannya tersebut hanyalah santri biasa yang ingin membeli handphone melalui jual beli online.

“Syarifudin ini hanya santri yang lugu. Jadi tidak berdasar, dia membeli handphone melalui online lalu COD an di Semanding Pare. Tapi tahu-tahu dia dituduh menjadi penadah ini tidak masuk akal,” katanya.

Khudlori Sekretaris GP Ansor Kabupaten Kediri meminta kepada pengadilan untuk memberikan hukum yang seadil-adilnya. Pihaknya mengaku akan mendampingi proses hukum tersebut sampai putusan. “Ini baru sidang kedua dan kami akan mendampingi sampai putusan,” jelasnya.

Hingga berita ini ditulis, proses persidangan yang berada di ruang sidang Cakra PN Kabupaten Kediri masih berlangsung.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz