Dampak Video Siswi Telanjang Dada, Kafe Venus Disegel

Tulungagung, koranmemo.com– Keseriusan Polres Tulungagung untuk mengusut tuntas kasus video telanjang dada yang dilakukan siswi SMAN kauman di room nomor 12 kafe Venus di Jl Soekarno Hatta 8, ditunggu publik. Terbaru, Polres menyegel pintu utama dan room yang dijadikan tempat perekam video telanjang Selasa (06/02) pukul 14.00 WIB.

Pintu utama yang terbuat dari kaca diberi garis police. Penyegalan dikawal langsung oleh Polsek Tulungagung. Karena masuk wilayah Kecamatan Tulungagung. Dengan disegelnya kafe tersebut. Secara otomatis kafe dilarang beroperasi secara total. Sampai kapan penyegelen dilakukan?.

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kanit Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Ipda Retno Pujiarsih mengatakan, penyegelan bertujuan untuk mengamankan TKP.

Menurutnya, berdasarkan hasil gelar perkara pada Senin (5/2), kasus video siswi telanjang dada di kafe Venus tersebut memenuhi unsur tindak pidana, yaitu UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

“Untuk keperluan penyidikan, kafe Venus perlu dikosongkan sementara,” katanya.

Retno menjelaskan, pemasangan police line tersebut tidak hanya di room nomor 12 saja melainkan di area kafe. Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan. Rangkain tindakan juga dilakukan di area parkir. “Ada salah satu saksi yang meminta rekaman video tersebut saat di area parkir,” jelasnya.

Disinggung sampai kapan penyegelan tersebut?. Pihaknya masih belum bisa memastikan sampai kapan. Namun, setelah proses penyelidikan dan penyidikan rampung maka police line tersebut akan dilepas. “Saat ini sudah masuk penyelidikan kok,” terangnya.

Ditambahkan, selain memasang garis polisi dalam waktu dekat pihaknya akan kembali memanggil HL (16) dan KV (18) pemeran pria dan perempuan dalam video berdurasi 20 detik tersebut. Tak hanya itu, tiga orang yang saat perekaman berada di lokasi yakni Nikolas, Yudha, dan Yaqin juga akan diperiksa ulang.

“Sebelumnya memang sudah kita interograsi semuanya, nah besok akan kita periksa lagi dengan statusnya sebagai saksi,” jelasnya.

Reporter: Yoppy Sandra Wijaya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.