Curi Kotak Amal Terekam CCTV 

Tulungagung,koranmemo.com — Dua pencuri kotak amal, Dani (21) dan Cucu Samsudin (63), keduanya  warga Desa/Kecamatan Sendang terpaksa gigit jari. Aksi pencurian di masjid Al Huda masuk Desa/Kecamatan Sendang  Rabu (31/1) sekitar pukul 10.00 WIB terekam CCTV. Belum sampai menikmati hasil curian Rp 750 ribu sudah diringkus polisi.

Dari penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 3 ribu, handphone (hp) merk Advan warna hitam, Charge Hp merk Umax warna biru putih, sebuah petel, sebuah kotak amal berbentuk meja kecil warna coklat, dan sebuah flasdis berisi rekaman CCTV.

“Tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Mapolsek,” tegas Kapolres AKBP Tofik Sukendar melalui Kapolsek Sendang AKP Tohir.

Dijelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula ketika salah satu jemaah yang juga sebagai perangkat desa setempat Sugiono (46) hendak melakukan sholat subuh. Ketika mengambil air wudlu sekilas Sugiono melihat hal aneh pada kotak amal yang berada di serambi masjid.

“Sekilas terlihat kunci pada kotak amal tersebut tidak wajar,” terangnya.

Karena curiga, selepas wudlu Sugiono pun mendekatinya. Hasilnya benar, kunci kotak amal tersebut dalam keadaan rusak. “Saat itu juga kotak amal dibuka, ternyata uangnya sudah tidak ada,” ujarnya.

Mengetahui itu lanjut Tohir, Sugiono langsung memberi tahu rekan-rekan jemaah yang lain. Karena di masjid tersebut terpasang kamera Closed Circuit Television (CCTV) akhirnya para jemaah sepakat untuk melihatnya. “Jadi mereka langsung melihat rekaman CCTV nya,” jelasnya.

Tohir melanjutkan, hasilnya dalam rekaman tersebut terlihat ada seorang pemuda sedang merusak kotak amal menggunakan alat berupa “petel”. Tak hanya itu, seorang lagi terlihat berada di depan Masjid.

“Yang di luar seperti mengawasi situasi di lokasi,” imbuhnya.

Masih menurut Tohir, beruntung para jamaah mengenali kedua tersangka tersebut dan melaporkannya ke kepala desa serta diteruskan ke Polsek Sendang.

“Mendapat laporan tersebut petugas langsung mengamankan kedua tersangka,” katanya.

Kepada petugas, tersangka mengakui semua perbuatannya. Bahkan tersangka juga mengaku selama ini sudah empat kali melakukan hal serupa di masjid Al Huda juga. “Jumlah kerugian sekitar Rp 750 ribu,” tambahnya.

Adapun cara masuk ke masjid tersebut yakni tersangka masuk melalui pintu gerbang masjid sebelah selatan. Setelah sampai di lokasi kemudian membuka paksa kunci laci kotak amal yang berada di serambi samping masjid sebelah utara atau di depan kamar mandi dengan cara merusak kunci lacinya menggunakan alat berupa petel.

“Tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter : Yoppy Sandra Wijaya

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.