Curi Kartu ATM, Kuras Isinya

Nganjuk, koranmemo.com – Kedapatan mencuri dan menguras isi ATM milik Rochaniah (57) warga Desa Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Yud (40) warga Desa Gondangwetan Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk, harus mendekam di ruang tahanan Mapolsek Jatikalen, Kamis (12/7).

Selain mengamankan tersangka, Unit Reskrim Polsek Jatikalen juga mengamankan selembar print out transaksi penarikan tunai dari BRI Unit Jatikalen, rekaman CCTV di mesin ATM BRI Unit Jatikalen, sebuah buku rekening BRI Simpedes, sebuah kartu ATM Simpedes dan satu unit sepeda motor Yamaha Cripton tanpa nopol milik pelaku.

Diringkusnya pelaku berawal pada Sabtu (23/6) sekitar pukul 02.00 WIB, korban menerima informasi dari SMS banking BRI tentang penarikan uang tunai di rekening miliknya sebesar Rp 1 juta sebanyak 5 kali.

Kemudian pada Selasa (26/6) sekitar pukul 03.53 WIB, korban kembali menerima informasi dari SMS banking BRI tentang penarikan uang tunai sebanyak 4 kali dengan rincian Rp 300 ribu sebanyak 1 kali, Rp 1 juta sebanyak 2 kali, dan Rp 500 ribu sebanyak 1 kali.

Diketahui, buku rekening dan kartu ATM BRI Simpedes milik korban tersebut selama ini memang berada di rumah adiknya, Imam Hidayat (55) warga Desa Gondangwetan Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk, karena buku rekening dan kartu ATM tersebut dibuat oleh korban untuk digunakan adiknya yang mempunyai penyakit keterbelakangan mental.

“Korban sendiri pada saat terjadi penarikan tunai  berada di rumahnya, RT 002/RW 004 Dusun Pandean Desa Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar,” kata Ipda Trubus Paur Humas Polres Nganjuk, Kamis (12/7).

Merasa ada yang tidak beres, pada Senin (9/7) korban datang ke rumah adiknya di Desa Gondangwetan Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk untuk menanyakan apakah adiknya telah melakukan penarikan tunai di ATM BRI atau tidak.

“Saat itu dijawab oleh Imam Hidayat jika dirinya tidak melakukan penarikan atau mengambil uang di ATM BRI maupun mengecek buku rekening. Kartu ATM BRI itu oleh Imam Hidayat disembunyikan dalam almari rumah,” beber Trubus.

Mendapat jawaban adiknya, selanjutnya korban datang ke BRI Unit Jatikalen guna meminta print out dan rekaman CCTV yang berada di dalam mesin ATM BRI. Saat itu diketahui bahwa yang melakukan penarikan uang dengan menggunakan ATM korban bukan Imam Hidayat, tetapi orang lain. Akhirnya, kejadian ini oleh korban dilaporkan ke Polsek Jatikalen.

Mendapat laporan, Unit Reskrim Polsek Jatikalen langsung gerak cepat mencari keberadaan pelaku (Yud-red) sesuai petunjuk CCTV. Akhirnya pelaku dapat diringkus di rumahnya tanpa melakukan perlawanan dan digelandang ke Mapolsek Jatikalen, Rabu (11/7) malam.

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui pelaku mengambil buku rekening dan ATM atas nama korban yang nomor pin-nya ditulis di kertas dan dimasukkan di dalam buku rekening, disimpan dalam almari rumah Imam Hidayat.

“Setelah menguras uang di dalam ATM, pelaku mengembalikan lagi buku rekening dan kartu ATM BRI tersebut ke tempat semula, yakni dalam lemari rumah Imam Hidayat. Sementara uang yang dikuras sebanyak Rp 7.800.000,” pungkas Trubus.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saicu

Follow Untuk Berita Up to Date