Culik dan Setubuhi Anak di Bawah Umur, Polisi Gadungan Ditembak

Blitar, koranmemo.com-Heru Santoso (33) warga Dusun RT. 03 RW. 01 Desa Ngembul Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar yang merupakan pelaku penculikan, penggelapan dan pemerkosaan anak di bawah umur ditembak kakinya lantaran melakukan perlawanan saat diamankan  anggota Satreskrim Polres Blitar saat berada di seputaran terminal Sutojayan, Sabtu (30/12) pukul 12.00 WIB.

Aksi Heru Santoso ini terungkap, setelah adanya dua korban yang melaporkan perbuatan pelaku ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blitar.

Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika salah satu korban, AZM (15), pelajar warga Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupatem  Blitar, janjian akan bertemu temannya di Bendungan Serut Desa Darungan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, Minggu (12/11) sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat di TKP, korban didatangi tersangka dengan mengaku sebagai anggota polisi yang sedang menyamar mencari bandar narkoba. Selanjutnya teman korban disuruh pergi ke kantor polisi untuk diperiksa.

“Saat korban sendirian dirayu tersangka. Jika ingin dibantu tidak tersangkut urusan narkoba, korban harus ikut dan tersangka mengaku sudah izin ke orang tua korban”, katanya, Selasa (02/01).

Lebih lanjut disampaikan, korban diajak ke rumah saudaranya tersangka di daerah Binangun sekitar pukul 23.00 WIB.  Kemudian pada Senin (13/11) dini hari korban diajak ke Pantai Jolosutro dan HP korban dimatikan. Selanjutnya korban dibawa ke Malang, dan diajak menginap di Hotel Songgoriti Batu.

“Saat di hotel korban meminta untuk diantar pulang dan tersangka mengiyakan. Namun saat sampai di Salon Lidya Kecamatan Kesamben, korban dibawa kembali ke Hotel Songgoriti Batu,” ungkap Slamet Waloya.

Ditambahkan, pada Rabu (15/11) sekitar pukul 04.00 WIB, tersangka memaksa dan menyetubuhi korban. Kemudian sekitar pukul 06.00 WIB tersangka mengantar korban pulang ke Blitar. Korban diantar hingga daerah Wlingi dan disuruh pulang menggunakan bus. “Selain menyetubuhi korban pelaku juga mengambil seluruh barang berharga milik korban,” tandasnya.

Tersangka terpaksa ditembak kakinya, karena sempat melakukan perlawanan. Menurut Kapolres Blitar, pelaku berhasil diamankan anggota Opsnal Res Blitar di perempatan terminal Lodoyo.

Sebelumnya, Sabtu (30/12) sekitar pukul 12.00 WIB, dengan menggunakan mobil anggota Opsnal Res Blitar membuntuti tersangka yang sedang mengendarai mobil, sedangkan anggota lain menghadang dari depan menggunakan sepeda motor. “Tersangka terpaksa dilumpuhkan anggota, karena sempat melakukan perlawanan,” tegas Kapolres Blitar.

Ditegaskan, kasus ini masih terus dikembangkan karena diduga ada korban lain. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 2 unit sepeda motor, 3 buah HP milik korban, serta sejumlah uang tunai.

“Hasil pengembangan, selain melakukan penculikan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, tersangka diduga juga melakukan tindak pidana lainnya, yaitu tindak pidana penipuan dan penggelapan”, pungkasnya.

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.