City Walk MBK Dikeluhkan Warga

Blitar, koranmemo.com Meski pembangunan City Walk atau area berjalan kaki di kawasan Makam Bung Karno (MBK) sudah selesai dikerjakan. Namun proyek yang menggunakan anggaran APBN tersebut masih meninggalkan berbagai permasalahan di tengah masyarakat.

Seperti pembangunan fresh area atau tempat istirahat yang dibangun di atas trotoar ada yang menutup akses jalan masuk rumah warga. Bahkan dua rumah warga kesulitan memasukkan mobil atau kendaraan lainnya ke halaman rumahnya.

“Saya merasa dirugikan, karena setelah city walk dibangun, saya tidak bisa memasukan mobilnya, lantaran akses jalan masuk ke halaman rumah tertutup bangunan,” kata Mochamad Iqbal Mutaqin (31), warga Jalan Ir. Soekarno 158 Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, Jumat (9/2).

Bahkan, lanjut Iqbal, saat hujan turun, air dari jalan Borobudur masuk ke halaman rumahnya. Padahal sebelum dibangun tempat tersebut, hal ini tidak pernah terjadi.

“Dulu, sebelum ada bangunan itu, saat hujan, air dari jalan  tidak pernah masuk ke halaman. Tapi sekarang setiap hujan air selalu masuk, karena area city walk posisinya lebih tinggi dari jalan raya,” jelasnya.

Sebenarnya Iqbal juga sudah melaporkan bangunan tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Blitar maupun aduan pelayanan publik. Namun sudah lebih dari satu bulan tidak ada tanggapan dari pihak-pihak terkait.

Reporter : Arief Juli Prabowo

Editor      : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.