Camat Pace : Biar BKD yang Memberi Sanksi

Nganjuk, koranmemo.com – Dugaan tindakan asusila yang dilakukan ES (48) oknum carik (sekretaris desa) di wilayah Kecamatan Pace, dengan meniduri TNA (48) istri warga tetangga desa membuat Sutjito Camat Pace Berang.

“Sebelumnya si carik sudah saya panggil dan saya marahi. Namun yang bersangkutan tidak mengaku meniduri, hanya saja ngobrol di dalam rumah,” kata Sudjito.

Menurutnya, apa yang dilakukan oknum carik yang juga seorang aparatur sipil negara (ASN), ngobrol di dalam rumah bersama seorang perempuan yang suaminya tidak ada di rumah dengan pintu tertutup, memang tidak dibenarkan. “Ya harusnya tahu diri jika itu istri orang, jangan diganggu keluarganya,” tuturnya.

Untuk langkah selanjutnya, kata Sutjito, biarlah pihak berwenang yang menangani. Jika itu bisa masuk ranah pidana, biar polisi yang menangani. “Terkait statusnya sebagai ASN, biar BKD yang memberi sanksi jika memang terbukti,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya,  Seperti yang dialami dua insan berlainan jenis, ES (48) oknum carik (sekretaris desa) di wilayah Kecamatan Pace, dengan TNA (48) ibu rumah tangga asal Kecamatan Pace ini terlibat CLBK, karena dulu saat SMP mereka pacaran.

Dikarenakan suami TNA sering berada Situbondo, membuat dia kesepian. “Jalinan asmara itu diduga muncul kembali saat mereka datang ke acara reuni,” ujar kepala desa (kades) setempat, Rabu (2/5) siang sekitar pukul 11.30 WIB kemarin.

Selanjutnya, kata kades, oknum carik itu acap kali datang ke rumah TNA pada malam hari. Terakhir, Sabtu (28/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB, kedua insan yang dimabuk asmara ini digerebek oleh suami TNA di rumah. “Waktu itu si carik sempat dihajar oleh suami TNA,” imbuhnya.

Agar desa kondusif, si carik dipanggil oleh kepala desa tempat TNA berdomisili. Karena kepala desa mendapat laporan warga lingkungan setempat tidak menghendaki si carik datang lagi ke rumah kekasihnya.

Akhirnya, dengan disaksikan pihak kepolisian, babinkamtibmas, babinsa, tokoh masyarakat serta perangkat desa setempat, Rabu (2/5) sekitar pukul 10.00 WIB kemarin, oknum carik tersebut membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Della Cahaya P

Follow Untuk Berita Up to Date