Butuh Duit untuk Pesta, Jebolan Ponpes Nekad Mencuri

Share this :

Kediri, Koranmemo.com-Unit Reskrim Polsek Kediri Kota mengamankan Ridwan Adryani (21) warga RT 14/RW 05 Kelurahan Dukupuntang Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, Minggu (3/12).  Pria yang diketahui pernah mondok ini diamankan petugas usai menjarah laptop dan hanphone milik temannya.

Pencurian yang dilakukan jebolan pondok pesantren (ponpes) ini terungkap setelah petugas melihat rekaman CCTV dari salah satu ponpes di Kota Kediri yang pernah dijarahnya.

Kompol Sucipto, Kapolsek Kediri Kota mengatakan, saat ini masih melakukan pengembangan kasus pencuriaan yang dilakukan mantan santri tersebut. Pasalnya kuat dugaan terdapat pelaku lain yang turut serta membantu melancarkan aksinya. “Kami masih melakukan pengembangan. Kuat dugaan ada tersangka lain,”jelasnya dalam pres rilis, Senin (4/12).

Ditambahkan, penangkapan pria asal Kabupaten Cirebon itu bermula ketika Ridwan melancarkan aksinya di salah satu pondok pesantren di Kota Kediri, pada Jumat (24/11) sekitar pukul 03.00 WIB. Ridwan mencuri hanphone dan laptop milik temannya ketika mereka tengah tidur. “Ada tiga korban. Memang dia (pelaku) mondok di situ sejak Oktober lalu,” jelasnya.

Aksi Ridwan tepergok setelah tiga temannya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kediri Kota. Kemudian petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melihat rekaman CCTV.

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut petugas mengamankan Ridwan, Minggu (3/12) sekitar pukul 08.00 WIB ketika dia sedang bertemu temannya. Rupanya aksi serupa juga pernah dilakukannya di tiga tempat yang berbeda. “Ada tiga tempat yang berbeda. Dua di Kelurahan Rejomulyo dan satunya di Kelurahan Ngronggo Kota Kediri,” kata Sucipto.

Usai kejadian itu, Ridwan keluar dari pondok dan hendak pulang ke kampung halamannya. Namun upaya Ridwan melarikan diri kandas lantaran petugas terlebih dahulu mengamankannya. “Dia mau pulang kampung. Sepeda motornya juga mau dipaketkan. Namun sebelum melarikan diri, pelaku dapat diamankan,” tegasnya.

Berdasarkan pengakuan Ridwan, dia nekad mencuri barang milik temannya ini hanya untuk bersenang-senang. Padahal, menurut pengakuannya, Ridwan tak pernah telat mendapatkan kiriman uang dari orang tuanya ketika dia masih mondok. Sebab, sebelumnya dia juga pernah mondok di tempat yang berbeda. “Hanya untuk bersenang-senang saja,” katanya lirih sembari menundukkan kepala.

Dari beberapa tempat yang pernah dijarahnya, petugas mengamankan barang bukti berupa delapan  hanphone dan 4 laptop serta uang tunai sebesar Rp 628 ribu. Tafsir kerugian atas pencurian tersebut mencapai sekitar 18 juta. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Ridwan dijerat pasal 363 KUHP sub pasal 362 Jo pasal 64 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz