Bus Sekolah Gratis Sangat Terbatas, Banyak Murid Tak Tertampung

Trenggalek, koranmemo.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Trenggalek, belum merencanakan penambahan armada bus sekolah. Keterbatasan armada dalam program bus sekolah ini membuat pelajar yang akan memakai fasilitas moda gratis ini tidak bisa tertampung. Hanya dikisaran 10 persen saja pelajar yang terfasilitasi.

Sehingga hal ini  mengharuskan para wali murid khususnya jenjang pendidikan SMP di Trenggalek mengantarkan anaknya ke sekolah.

Sekertaris Dikpora Kabupaten Trenggalek Sunyoto membenarkan saat ini armada sekolah banyak diminati siswa SMP. Namun dengan keterbatasan yang ada, tidak bisa menampung seluruh peminat, melainkan hanya bisa menampung sekitar 10 persen saja.

“Memang seharusnya armada itu ditambah, namun kami harus melakukan berbagai pertimbangan untuk itu,” jelasnya, Senin, (25/12) di Trenggalek.

Menurutnya, itu karena saat ini Dikpora masih mempertimbangkan pembangunan insfrastuktur yang ada khususnya di sekolah-sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Apalagi pada 2017 ini banyak sarana dan prasarana (sarpras) di beberapa sekolah yang rusak akibat adanya bencana.

Pengelolaan angkutan pelajar yang merupakan moda transportasi publik diserahkan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Trenggalek, berdasarkan hasil evaluasi pemerintah provinsi (Pemprov) untuk sementara waktu Dikpora dilarang untuk melakukan pengadaan.

“Dengan alasan itulah kami tidak memasukan penambahan bus sekolah pada pengajuan anggaran 2018 mendatang,” ujarnya.

Dikatakan, kendati demikian Dikpora akan mencari jalan keluar terkait penyelesaian tersebut dengan bekoordinasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) serta Dihsub Trenggalek.

Reporter : Rudi Yuniriyanto

Editor : Hamzah Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.