Bupati Lumajang: Dengan Toleransi, Tercipta Keharmonisan Bermasyarakat

Lumajang, koranmemo.com – Moral bangsa menjadi penentu stabilitas negara. Berbicara negara tidak boleh mengabaikan moral bangsa, karena tanpa moral yang baik, suatu negara tidak akan bertahan lama.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag., saat memberikan tausiah dalam Pengajian Tamaddun yang sekaligus meresmikan Polindes dan jalan hotmix di Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono, Minggu (31/12/2017).

Bupati mengungkapkan, manusia hidup harus memiliki rasa kemanusiaan dan rasa kemanusiaan tersebut tidak bisa dengan satu sudut pandang saja. Kemanusian tidak mengenal suku, agama dan strata sosial.

Menurut Bupati semua manusia diciptakan Allah, sehingga setiap manusia memiliki hak yang sama. Sesama manusia sudah seharusnya saling menghormati hak masing-masing.

Bupati berpesan kepada masyarakat yang hadir agar senantiasa bersikap toleran dan saling menghormati sesama. Dengan toleransi, akan tercipta keharmonisan hubungan bermasyarakat.

Selain itu, Bupati berharap dengan adanya Polindes dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar, dapat mengcover permasalahan kesehatan khususnya di Desa Selokbesuki.

Sementara itu, Kades Selokbesuki, Maimun Abdul Hamid dalam laporannya menyampaikan bahwa jalan yang diresmikan merupakan jalan desa yang sebelumnya sudah rusak cukup parah. Ia berharap dengan adanya Polindes tersebut akan membawa manfaat, meringankan masyarakat dalam mengatasi gangguan kesehatan. Polindes juga dapat memfasilitasi masyarakat untuk berobat, terutama yang relatif jauh dari puskesmas ataupun rumah sakit.

Reporter : Abdul Halim, Sp

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.