Bupati Kediri Canangkan Bulan Bhakti Gotong Royong

Kediri, koranmemo.com – Ditandai dengan pemukulan kenthongan,Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno membuka Bulan Bhakti Gotong Royong 2017. Acara  digelar, Senin (27/11) pagi di  hall Pemkab Kediri ini dihadiri Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi, Kapolres Kediri AKBP Sumaryono, pejabat Forkopimda Kabupaten Kediri, Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD),Camat, Kepala Desa dan PKK.

Di tempat yang sama dilakukan penandatanganan MoU antara Polres Kediri Kota, Pemkab Kediri, Polres Kediri dan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur terkait pelatihan siswa berprestasi tingkat SMA/SMK untuk masuk di kepolisian. MoU kedua terkait pendampingan dana desa dari pihak Polres Kediri ataupun Polres Kediri Kota.

Bupati Kediri juga menyerahkan sejumlah piala kepada sejumlah desa yang memiliki prestasi dalam pembangunan desa di Kabupaten Kediri. Orang nomor satu di jajaran Pemkab Kediri mengapresiasi layanan sistim on line yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa Gadungan Kecamatan Puncu.Karena penanganan pendataan arsip desa bisa lebih tertata dalam layanan on line.

“Bulan Bhakti Gotong Royong ini harus kita maksimalkan di Kabupaten Kediri. Peningkatan teknologi informasi di desa harus bisa dimanfaatkan dengan baik. Agar data pengelolaan arsip desa bisa lebih bagus. Kita berharap semua desa di Kabupaten Kediri bisa meningkatkan pelayanan dengan tehnologi informasi ini. Kita maksudkan agar kehidupan masyarakat di Kabupaten Kediri ini bersemangat membangun Kabupaten Kediri,” jelasnya.

 Di Bulan Bhakti Gotong Royong ini Pemkab Kediri melakukan kerja sama dengan Polres Kediri Kota dan Polres Kediri terkait penanganan dana desa jika terjadi penyelewengan. Untuk lima wilayah di barat sungai ditangani Polres Kediri Kota dan lainya ditangani Polres Kediri. Adanya kerja sama antara Gubernur Jatim, Dinas Pendidikan Propinsi dan Polda Jatim perlu diapresiasi.

Sementara Heri Cahyono Sekretaris Desa Gadungan Kecamatan Puncu menilai arti pentingnya penataan arsip desa dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi dengan layanan on line ini mendukung kinerja yang lebih praktis dan ekonomis.

“Secara umum di desa-desa di Kabupaten Kediri sudah melakukan pendataan arsip desa dengan teknologi informasi ini. Termasuk di desa kami yang tenaga ahlinya dari warga desa sendiri dan kami latih untuk bekerja profesional,” katanya.(adv)

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.