Bukber Relawan dan Jajaran Instansi Kebencanaan

Nganjuk, koranmemo.comPj Bupati Nganjuk menghadiri acara buka bersama Relawan dan Jajaran Instansi kebencanaan, di kantor BPBD Kabupaten Nganjuk. Kedatangan pucuk pimpinan eksekutif di Kabupaten Nganjuk itu disambut Iangsung oleh Kepala Pelaksana BPBD (Kalaksa BPBD) Kabupaten Nganjuk Ir. Soekonjono, MT.,

Acara yang digelar Rabu (6/6) itu diawali Ucapan selamat datang oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Nganjuk, serta menyampaikan kegiatan buka bersama tersebut rutin dimulai sejak Tahun 2015. Diselenggarakan dalam rangka temu relawan dan Instansi Kebencanaan, untuk siaga memasuki bencana kekeringan, serta memberikan informasi tentang pencegahan bencana banjir, kekeringan dan kebakaran yang pernah ada di wilayah Kabupaten Nganjuk.

“Semoga di wilayah Kabupaten Nganjuk tetap aman, walaupun ada beberapa wilayah yang mengalami kekeringan Akan tetapi itu semua sudah diatasi dengan droping air bersih, dan pengeboran air,” ujar Soekonjono.Sementara, Pj Bupati Nganjuk Drs. Sudjono, MM., dalam sambutan menyampaikan, relawan dan Instansi Kebencanaan di wilayah Kabupaten Nganjuk agar tetap siap siaga dalam bertugas, terutama siaga menyikapi 4 titik rawan longsor yang ada di wilayah dataran tinggi, serta mengantisipasi kekeringan di wilayah kecamatan Ngluyu, Gondang, dan Rejoso.

“Mari kita bersatu padu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya wilayah Kabupaten Nganjuk. Mari kita sukseskan pemilihan kepala daerah serentak dengan bersama-sama mendatangi TPS di tempat masing-masing demi kebaikan Kabupaten Nganjuk untuk 5 tahun mendatang,” tutur Pj Bupati.

Selanjutnya, Pj Bupati berserta Forkopimda mengikuti tausiyah dari KH Ali Yusron yang menyampaikan tentang keistimewaan di sepuluh hari terakhir Ramadan yang tidak ada pada malam-malam sebelumnya. Ia menyampaikan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih giat beribadah melebihi hari-hari selainnya, keistimewaan yang Allah Ta’ala berikan kepada umatnya adalah adanya 1 malam yang lebih baik dari 1000 bulan, yang kita kenal dengan malam lailatul qadar.

“Carilah malam lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan dengan lebih giat melaksanakan ibadah, agar kita mendapatkan  amalan yang dikerjakan selama 1000 bulan atau setara 83 tahun lebih 4 bulan pada hari-hari biasa,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dandim 0810 Nganjuk, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Kepala Bappeda Kabupaten Nganjuk, Kasat Pol PP Kabupaten Nganjuk, Inspektur Inspektorat Kabupaten Nganjuk. Terlihat hadir pula mantan birokrat, di antaranya KH. Abdul Wachid Badrus, M.Pdi., Drs. Soetrisno Rachmadi., serta tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan dan instansi kebencanaan di wilayah Kabupaten Nganjuk. (adv/hms pemkab)

Reporter: Andik Sukaca
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date