Buka Sosialisasi Tanggap Bencana, Mas Abu Mengingatkan Pentingnya Pelatihan

Kediri, Koranmemo.com – Mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengadakan

Kegiatan Pembentukan Desa atau Kelurahan Tangguh Bencana, di bantaran Sungai Brantas, Minggu (11/2). Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar turut hadir dan mengikuti kegiatan yang bertujuan membentuk warga tanggap bencana.

Antusias tampak dari peserta yang tergabung pada karang taruna dari kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Kediri. Mengingat pembekalan materi sangat penting jika sewaktu-waktu ada korban yang membutuhkan.

Adapun pelatihan yang diberikan adalah penanganan dasar kepada korban yang pingsan dan membutuhkan bantuan pernafasan. Sebagai cintoh cara memberikan pernafasan bantuan kepada korban tenggelam.

Mas Abu sapaan akrab Wali Kota Kediri mengungkapkan jika pelatihan ini meskipun sepele tapi sangat diperlukan. Sebab bencana tidak akan bisa ditebak kapan akan terjadi.

“Tanggap bencana sangat  penting, akan terus disosialisasikan kepada masyarakat. Sudah banyak yang menerima sosialisasi, karena memang ini ditujukan kepada semua masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mas Abu berharap kedepan pelatihan seperti ini tidak hanya diberikan kepada karang taruna saja. Mengingat dalam kelurahan atau desa banyak kelompok dan organisasi lainnya. “Ini kedepan tidak hanya karang taruna saja, tapi juga ibu-ibu PKK dan juga pelajar,” imbuhnya.

Sejalan dengan harapan Wali Kota Kediri, Samsul Bachri Kepala BPBD Kota Kediri setiap tahunnya juga melakukan sosialisasi kepada berbagai kalangan. “Minggu ini juga akan ada sosialisasi kepada ibu PKK, setiap triwulan juga dilakukan sosialisasi kepada pelajar,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, wali kota juga memberikan tanya jawab kepada peserta dengan materi penanganan pertama jika menemui seorang yang pingsan.

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.