Buka RAT, Bupati: Koperasi Harus Mandiri

Lumajang, Koranmemo.com – Pengurus dan anggota koperasi harus inovatif dan kreatif, guna mengembangkan usaha. Selain itu, juga harus pandai memanfaatkan dana. Hal paling penting yang harus ditunjukkan adalah transparansi dalam mengelola keuangan.

Demikian disampaikan Bupati Lumajang, Drs. H. As’at, M.Ag., saat membuka Rapat Anggota Tahunan tahun buku 2017 Paguyuban Koperasi Wanita dan Koperasi Syariah Rosalia Kecamatan Jatiroto, di Pendopo Kantor Kecamtan Jatiroto, Senin (29/1/2018).

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyerahkan santunan kematian kepada 95 orang, yang diberikan secara simbolis kepada 5 orang.

Dikatakan, koperasi memiliki potensi besar dalam membangun kesejahteraan dan kemandirian para anggotanya dengan meningkatkan kualitas manajemen  koperasi.

” Ini karena terkait peningkatan pemahaman  tentang jatidiri koperasi, sumberdaya manusia dengan peran serta dan loyalitas terhadap koperasi,” tandasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lumajang, Drs. Abdul Majid, MM., mengatakan, tujuan RAT ini adalah dalam rangka pertanggung jawaban pengurus dan pengawas kopwan di hadapan anggota, anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna dan rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi.

Ketua paguyuban koperasi se-Kecamatan Jatiroto, Lindawati, SE., menjelaskan bahwa RAT ini diikuti oleh 6 koperasi wanita dan 2 koperasi syariah, untuk koperasi wanita  yaitu Jaya Makmur Desa Rojopolo, Putri Mandiri Desa Jatiroto, Bina Usaha Desa Sukosari, Sri Rejeki Desa Banyupuyih Kidul, Santosa Jaya Desa Kaliboto Lor dan Al Makmur Desa Kaliboto Kidul. Sedangkan koperasi syariah yaitu KSPPS Rukun Sejahtera Desa Kaliboto Kidul dan KSPPS Sakinah Desa Rojopolo. Anggota koperasi wanita berjumlah 432 orang dan koperasi syariah berjumlah 117 orang se- Kecamatan Jatiroto.

Reporter: Abd Halim, Sp

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.