Buka Pelatihan, Bupati Ingatkan Tugas Guru Tidak Mudah

Share this :

Lumajang, koranmemo.com – Peran guru begitu penting di dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Guru, mewarnai karakter generasi bangsa yang akan menentukan masa depan. Hal itu, disampaikan Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag., ketika membuka pelatihan “mind mapping dan penulisan karya tulis ilmiah PGRI” Kabupaten Lumajang di Wiliyah PGRI Pasirian, di Gedung KGT Kecamatan Pasirian, Rabu (13/12).

Kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 300 anggota PGRI se wilayah kerja Kecamatan Pasirian (Kecamatan Pasirian, Tempursari, Candipuro, Pronojiwo). Bupati menyampaikan, saat ini kebebasan berekspresi diikuti dengan kebebasan berakata-kata, yang kurang memiliki nilai kesopanan dalam berucap.

Bupati menambahkan,  sebagai masyarakat Indonesia yang memiliki norma, nilai kesantunan sudah seharusnya menjadi perhatian sebagai orang tua dan guru bisa memberikan contoh dan teladan.

“Sehingga, anak-anak  bisa melakukan kebiasaan baik dalam berucap, kalau seorang bebas berkata, tanpa ada aturan rusak dunia ini. Adanya ruang bebas saat ini harus didampingi dengan pendidikan karakter yang mumpuni,” tambahnya.

Selain itu, bupati juga mengingatkan tugas seorang guru tidaklah mudah, guru memiliki tanggung jawab yang besar mengawal generasi bangsa untuk menjadi pribadi yang berkarakter. Ia juga menyampaikan bahwa tugas seorang guru merupakan tugas yang mulia.

“Dunia pendidikan adalah dunia yang sangat mulia, yang memberikan kesempatan untuk menjadi orang yang mulia, maka manfaatkanlah kesempatan tersebut dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Lumajang, Winadi, M.Pd., mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Lumajang. Diungkapkannya, Kabupaten Lumajang menjadi salah satu perwakilan Jawa Timur dalam ajang “PGRI Award” tingkat nasional.

Dilaporkan kegiatan tersebut merupakan rangkaian HUT ke 72 PGRI dan HGN tahun 2017. Tujuan kegiatan ini untuk menangkap kebutuhan para guru khususnya dalam pembuatan karya ilmiah, diharapkan para guru bisa memapping, dan biasa menulis dengan baik.

Diharapkan, kedepan guru dapat membuat karya tulis ilmiah untuk di publikasikan sebagai bentuk karya ilmiah originalitas.

Hadir sebagai Narasumber adalah  Suharyo, AP, Yusron A, dan  Roro Suendah.

Reporter: Abdul Halim, Sp

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz