Budaya Bali yang Juga Digemari Para Wisatawan

Bali, koranmemo.com – Untuk menarik minat wisatawan, Bali tidak hanya sekedar mengandalkan keindahan alamnya yang memang sangat luar biasa. Memang banyak lokasi wisata alam yang tersebar di pulau Dewata ini. Hampir semua tidak membuat wisatawan jenuh untuk mengunjunginya. Maka tidak heran kalau angka kunjungan wisatawan di Bali selalu tinggi karena banyak suguhan lokasi wisata yang menakjubkan.

Bukan hanya keindahan alamnya yang membuat Bali digandrungi para wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara, namun seni dan budayanya yang tidak kalah menarik dan selalu memesona setiap wisatawan yang datang.

Salah satu budaya Bali yang hingga kini masih lestari adalah Omed-omedan. Menurut Wikipedia Oned-omedan adalah upacara yang diadakan oleh pemuda-pemudi Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar yang diadakan setiap tahun. Omed-omedan diadakan setelah Hari Raya Nyepi, yakni pada hari ngembak geni untuk menyambut tahun baru saka.

Omed-omedan berasal dari bahasa Bali yang artinya tarik-tarikan. Asal mula upacara ini tidak diketahui secara pasti, namun telah berlangsung lama sejak nenek moyang dan dilestarikan secara turun temurun. Omed-omedan melibatkan sekaa teruna teruni atau pemuda-pemudi yang berumur 17 hingga 30 tahun dan belum menikah. Prosesi omed-omedan dimulai dengan persembahyangan bersama untuk memohon keselamatan.

Usai sembahyang, peserta dibagi dalam dua kelompok, laki-laki dan perempuan. Kedua kelompok tersebut mengambil posisi saling berhadapan di jalan utama desa. Setelah seorang sesepuh memberikan aba-aba, kedua kelompok saling berhadapan. Peserta upacara ini terdiri dari 40 pria dan 60 wanita. Sisa peserta akan dicadangkan untuk tahap berikutnya. Cara omed-omedan ini adalah tarik-menarik menggunakan tangan kosong antara pria dan wanita dan disirami air.Upacara ini dilakukan hingga jam 17.00 waktu setempat. Tujuan: agar desa terhindar dari malapetaka.

Tradisi budaya ini sangat menarik perhatian para wisatawan. Maka tidak heran kalau banyak agen wisata yang memasukkan agenda dalam paket wisata mereka.

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date