Bromo, Bukan Sekedar Menikmati Matahari Terbit, Tapi juga Menjawab Tantangan (1)

Namun jangan pernah membayangkan begitu sampai di hotel di Bromo anda akan begitu mudah bisa menikmati cantiknya matahari terbit. Tidak semudah itu. Tantangan yang pertama dan yang utama adalah mengusir rasa kantuk yang menyelimuti dengan dukungan udara yang begitu dingin sehingga membuat kita malas untuk beranjak dari peraduan. Ditambah sejuknya dan membekunya udara di Gunung Bromo, membuat kita semakin malas untuk meninggalkan tempat tidur. Karena jika ingin menikmati matahari terbit kita memang diharuskan untuk bangun pukul 01.00 WIB atau pukul 02.00 WIB.

Untuk bisa menikmati cantiknya sunrise, dari penginapan kita harus menempuh perjalanan sekitar satu jam hingga sampai di penanjakan (tempat yang bisa digunkan untuk melihat terbitnya matahari). Perjalanan ini juga tidak sembarangan bisa ditempuh. Kita harus menyewa kendaraan berupa jeep hartop, Kebanyakan kendaraan ini yang banyak digunakan sebagai alat tranportasi untuk mengantar para wisatawan ke lokasi yang bisa digunakan untuk sekedar menikmati yang namanya matahari terbit.

Selama sekitar satu jam perjalanan menuju ke bukit cinta yang menjadi salah satu tempat untuk menikmati sunrise, jangan berharap anda bisa menikmati perjalanan. Selain jalannya yang penuh tikungan juga didukung tanjakan yang luar biasa dan berliku-liku. Belum lagi sopir hartop yang rata-rata masih mudah sehingga lebih cenderung memacu kendaraannya dengan kencang. Bahkan boleh dibilang mereka saling adu cepat atau dengan kata lain balapan. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi anda. Ini tantangan yang tidak bisa diabaikan, karena di perjalanan ini dibutuhkan tubuh yang betul-betul prima. Karena kalau tidak prima apalagi bagi anda yang suka mabuk, pasti di lokasi perjalanan ini anda akan mabuk juga.

Untuk mendapat objek sunrise yang luar biasa bagus, setelah turun dari jeep, kita masih melakukan perjalanan ke tempat yang lokasi bagus untuk menyaksikan sunrise.  Jika anda ingin tidak capek ya ngojek paling Rp 50 ribu atau kalau kita ingin olahraga ya lebih baik jalan kaki lewat tangga. Ada mungkin sekitar 100 anak yang harus kita lewati jika ingin mendapatkan objek melihat sunrise yang bagus. Dan jangan lupa jika Anda usai menikmati sunrise pulangnya untuk membawa oleh-oleh berupa bunga edelweiss. Yang dijual sekitar Rp 15.000 hingga Rp 20.000,-. (bersambung)

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date