BPS: Cuaca Ekstrem Picu Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga makanan pokok. Cuaca ektrem, serta awal masa tanam di beberapa komoditas bahan makan pada awal tahun ini menjadi penyebabnya.

Data dari BPS, Kota Kediri mengalami inflasi hingga 0,43 persen pada akhir tahun kemarin. Kondisi ini dikhawatirkan masih berlanjut pada awal tahun 2018 ini, salah satunya dari kebutuhan makanan pokok yang dimungkinkan mengalami kenaikan harga.

“Kewaspadaan dalam stok beras yang terindikasi masih mengalami kenaikan harga, karena beberapa daerah masih dalam masa awal tanam padi, sehingga stok di pasar menipis,” kata Adi Wijaya Kasi Statistik dan Distribusi BPS Kota Kediri.

Selain kondisi itu, cuaca yang cukup ekstrem dalam awal tahun ini sangat berdampak pada harga bahan makanan. Jika cuaca seperti saat ini tidak berhenti dikhawatirkan akan terjadi gagal panen. “Kewaspadaan pada stok makanan juga perlu, karena cuaca yang ektrem akhir-akhir ini bisa berpotensi terjadi gagal panen khususnya pada pangan yang tergantung pada kondisi cuaca,” jelas Adi.

Sementara, harga makanan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Kediri hingga memasuki awal tahun ini masih cukup tinggi. Pedagang mengatakan, jumlah pasokan dengan permintaan pasar yang tidak seimbang menjadi penyebab terjadinya kenaikan tersebut terhitung sejak akhir tahun 2017 hingga minggu pertama tahun ini.

“Pasokannya sedikit, mau menurunkan harga juga susah. Kenaikan harga ini sudah sejak Natal kemarin sampai sekarang masih tinggi. Tapi biasanya, tidak lama harga stabil lagi,” kata Siti Khotimah pedagang daging di Pasar Pahing Kota Kediri.

Komoditas bahan makanan yang harganya masih tinggi diantaranya, cabai dan beras. Harga cabai saat ini masih bertahan di angka Rp 38.000 per kilogram, sedangkan beras mencapai Rp 11.500 per kilogram untuk jenis beras medium. Padahal sebelumnya, beras jenis medium harganya masih dikisaran Rp 9.500 per kilogram. Sedangkan, harga daging ayam masih diharha Rp 34.000 per kilogram.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz