BPBD Lemot Tangani Bencana Longsor, Wabup Geram

Ponorogo, koranmemo.com – Wakil Bupati (Wabup) Ponorogo Soedjarno dibuat geram dengan lambatnya penanganan bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo. Pasalnya, kendati telah terjadi sejak Selasa (28/11) malam lalu, namun hingga kini material longsor yang menutup akses jalan alternatif Desa Tugurejo Kecamatan Slahung dan Kabupaten Pacitan ini belum juga dibersihkan.

Emosi orang nomer dua di Ponorogo ini tidak bisa terbendung, setelah melihat langsung lokasi longsoran, yang membuat 1.900 jiwa warga Dukuh Sumber dan Dukuh Tugu Nongko Desa Tugurejo Kecamatan Slahung terganggunya aktifitas warga selama sepekan.

Soedjarno pun langsung menegur Kepala BPBD Ponorogo Imam Bashori. Ia pun meminta pengiriman alat berat untuk membersihkan material longsor yang berupa tanah, batu, dan ranting bambu. Lantaran kondisi ini, untuk menuju ke sekolah dan ke pasar warga harus memutar jarak lebih jauh dan melintasi hutan sejauh 5 kilomter.

Bahkan, sebagian warga nekat menerobos matrial longsor setinggi 1,5 meter yang menutup seluruh badan jalan tersebut.” Jangan nanti-nanti pak, sekarang saja!. Penangan bencana itu harus cepat, ajukan ke keuangan nanti saya minta diprioritaskan,” ujarnya di lokasi longsoran, Selasa (5/12).

Wabup Soedjarno memastikan, pembersihan material longsor akan selesai dilakukan tiga hari. Agar bisa dilalui kendaraan dan tidak menghambat aktifitas warga. ” Besok sudah mulai kerja alat beratnya, mungkin tiga hari selesai pembersihan,seperti kita tahu sepedah motor sudah bisa walau sulit seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Ponorogo Imam Bashori berdalih, lambatnya pembersihan material longsor di jalur dua Dukuh Desa Tugurejo itu akibat proses pengajuan anggaran untuk pengerahan alat berat belum turun, sehingga pihaknya belum bisa membersihkan material longsor tersebut.” Masih proses ini, lebih jauh tanya pak Wabup saja,” dalihnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.