Bonek Galang Dana untuk Korban Banjir Garut

Jombang, koranmemo.com – Puluhan suporter Persebaya, bonek mania dan bonita (bonek wanita) Kabupaten Jombang, menggelar aksi penggalangan dana untuk warga korban banjir bandang yang terjadi di kabupaten Garut Jawa Barat, Minggu (25/9). Kegiatan penggalangan dana dilakukan dengan cara turun langsung ke Taman Kebonrojo dan di kegiatan Car Free Day (CFD) yang berlangsung di sepanjang Jalan KH Wahid Hasyim Kota Jombang.

Pantauan wartawan di sekitar Taman Kebonrojo, para bonek dan bonita dalam aksinya juga membentangkan spanduk bertuliskan “Jombang Peduli Garut”. Sejumlah anggota lainnnya dengan membawa kardus, menghampiri pengunjung taman untuk menggalang dana seikhlasnya.

Jaka Nurma Novendrianto (26), koordinator Bonek wilayah Jombang mengatakan, aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian Bonek terhadap para korban bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Garut Jawa barat.

“Hasil dari aksi (galang dana) ini diharapkan mampu sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang saat ini tertimpa musibah banjir bandang,” kata Jaka ditemui di sela aksi.

Dana yang terkumpul, lanjut Jaka, akan ditransfer kepada nomor rekening perwakilan Bonek yang ada di Kabupaten Garut untuk segera dibelanjakan sesuai kebutuhan. “Sedangkan bantuan berupa barang, akan dikirim melalui jasa pengiriman dengan tujuan serupa yakni Bonek Garut,” tambah Jaka.

Lukman (30) salah satu anggota Bonek Jombang lainnya menambahkan, dengan kegiatan aksi penggalangan dana ini juga sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa suporter bola juga peduli kemanusiaan.

“Dengan acara seperti ini diharapkan menjadi contoh kepada suporter bola lain bahwa jiwa nasionalisme serta peduli kepada sesama harus ada di setiap jiwa para suporter bola. Tidak hanya fanatisme kelompok namun lebih kepada jiwa kemanusian dan kepedulian terhadap mereka para korban bencana,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, banjir bandang menerjang Kabupaten Garut pada Selasa (20/9) malam. Banjir bandang melanda tujuh kecamatan di Garut seperti, Kecamatan Bayongbong, Garut Kota, Banyu Resmi, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Karang Pawitan, dan Samarang.

Korban tewas dalam peritiwa ini mencapai puluhan orang dan diperkirakan terus bertambah, seiring upaya pencarian korban yang terus dilakukan tim SAR (search and rescue) setempat hingga saat ini. (ag)

 

Follow Untuk Berita Up to Date