Bolos Sekolah, Dua Remaja Terjaring Razia

Kediri, koranmemo.com — Dua remaja berinisial FW (17) dan SO (16) asal Desa Kalipang Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, terjaring razia yang dilakukan oleh petugas Satpol PP Kota Kediri, Kamis (2/5) sekitar pukul 11.30 WIB. Kedua remaja tersebut diketahui membolos di salah satu warung yang berada di Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Menurut Kabid Trantibumas Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid, petugas yang melakukan patroli mendapat aduan masyarakat (Dumas) terkait pelajar yang diduga membolos. Setelah petugas sampai di warung tersebut, ada dua pelajar yang masih memakai seragam di warung pada jam sekolah.

“Dua remaja tersebut adalah pelajar kelas X di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Kota Kediri. Mereka tidak masuk sekolah karena malu, ternyata seragam yang dipakai salah,” jelasnya, saat ditemui Koranmemo.com.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua pelajar tersebut dibawa ke kantor Satpol PP yang berada di Jalan Veteran Kota Kediri. Petugas juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah serta orang tua dari dua pelajar tersebut sehingga dapat memberikan pembinaan lebih lanjut.

Kedua pelajar itu, juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. “Dari pihak sekolah dan orang tua juga kami panggil, dengan harapan, mereka mengetahui kejadian yang sebenarnya dan tidak ada salah paham. Dengan demikian, dapat memberikan pengawasan terhadap anak-anaknya,” ujar Nur Khamid.

Dari pengakuan kedua pelajar tersebut, saat akan masuk ke sekolah, ternyata seragam yang dipakai tidak sesuai dengan instruksi yang diberikan pihak sekolah. Mengetahui hal tersebut, mereka ragu untuk masuk dan mengikuti kegiatan sekolah.

Pasalnya, kedua remaja ini tidak mengetahui pengumuman yang diberikan dari pihak sekolah. Pengakuan FW, pada hari Selasa (30/4), ia sakit sehingga tidak masuk sekolah. Sedangkan SO, ia mengaku hanya mendapat pengumuman jika ada upacara peringatan hari pendidikan Nasional (Hardiknas), tapi tidak mengetahui seragam yang dipakai.

Malu karena salah mengenakan seragam, kedua remaja ini yang bertemu di jalan, sepakat untuk pergi ke warung yang terletak di Kelurahan Mrican. Lantaran, saat ingin pulang, mereka takut jika ditegur oleh orang tua karena tidak masuk sekolah. “Saya kapok, kalau sudah seperti ini tidak mau ke warung lagi. Mending langsung pulang saja,” jelas salah satu pelajar tersebut.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date