Bolos Hari Pertama Kerja, 7 ASN Terancam Sanksi Hingga Pemotongan TPP

Ponorogo, koranmemo.com – Sejumlah Apratur Sipil Negara (ASN) Pemkab Ponorogo terancam mendapat sanksi tegas dari Inspektorat. Hal ini setelah, mereka kedapatan tidak masuk kerja tanpa keterangan (Bolos.red), dihari pertama kerja, Senin (10/6) kemarin.

Dari data Inspektorat Ponorogo berdasarkan sidak di 53 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Ponorogo, dari 2.374 ASN yang disidak, sedikitnya ada 48 ASN yang tidak masuk kerja pasca libur lebaran. Dengan rincian, 41 ASN izin dan 7 lainnya bolos tanpa keterangan.

Mereka yakni 1 ASN Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), 1 ASN Dinas Pertanian, 2 ASN Puskemas Sawoo, 2 ASN Puskesmas Babadan, 1 ASN Puskesmas Slahung.

Kepala Inspektorat Ponorogo Hadi Prayitno mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pamanggilan dan klarifikasi terhadap 7 ASN bandel Pemkab Ponorogo tersebut. Namun demikian pihaknya masih mengategorikan tidak masuk kerja tanpa alasan kepada 7 ASN Pemkab tersebut.

” Dari hasil sidak kemarin 7 ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan. Kita akan melakukan pemanggilan dan klarifikasi kepada yang bersangkutan,” ujarnya, Selasa (11/6).

Hadi mengungkapkan, pihaknya bakal menjatuhkan sanksi tegas kepada 7 ASN itu. Bahkan, Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) 7 PNS ikut dipotong lantaran bolos pada hari pertama aktif kerja tersebut.” Sanksi tentunya akan kita jatuhkan paling ringan teguran dari kepala OPD, paling berat penundaan kenaikan jabatan. Tapi yang jelas TPP mereka ikut terpotong. Itu sudah otomatis,” pungkasnya.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date