Bolos, 11 Pelajar SMA dan SMK Terjaring Razia Satpol PP

Kediri, koranmemo.com – Petugas Satpol PP Kota Kediri menjaring 11 pelajar yang diketahui membolos di warung kopi saat jam pelajaran sedang berlangsung, Selasa (13/8). Para pelajar laki-laki ini, masih mengenakan seragam lengkap sesuai dengan sekolah mereka masing-masing, baik SMA dan SMK Negeri dan swasta.

Kasi Penegak Produk Hukum Daerah (PPGD) Satpol PP Kota Kediri, Edy Santoso menjelaskan, petugas melakukan patroli di beberapa titik yang dinilai sering digunakan pelajar untuk bolos sekolah. Dari 11 pelajar, 7 diantaranya terjaring di salah satu warung kopi yang berada di Kelurahan Kaliombo Kecamatan/Kota Kediri.

Menurut Edy, razia yang dilakukan petugas ini, karena awal tahun ajaran baru sering ditemukan pelajar yang membolos di warung. “Jadi, kami memang menyasar warung kopi yang sering digunakan para pelajar untuk bolos sekolah. Mereka kebanyakan siswa baru, ada yang kelas X dan kelas XI,” ucapnya.

Petugas Satpol PP, lanjutnya, melakukan koordinasi dengan petugas Polsek Mojoroto untuk melakukan pembinaan. Mereka yang sudah dibawa ke kantor Satpol PP Kota Kediri di Jalan Veteran, diminta untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafalkan Pancasila.

Meskipun cukup ringan, namun sebagian besar pelajar masih bingung untuk menyanyikan dan menghafalkan Pancasila. Setelah pembinaan selesai, petugas melakukan koordinasi dengan pihak sekolah masing-masing sesuai asal sekolah para pelajar yang terjaring razia.

Mereka diketahui berinisial AL (17) asal Kelurahan Kaliombo Kecamatan/Kota Kediri, FA (16) dan MA (17) asal Kelurahan Ngronggo, IRF (15) asal Kelurahan Dandangan, PDH (16) asal Kelurahan Balowerti, serta AJ (16) dan EK (16) asal Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren.

Ternyata, salah satu dari pelajar tersebut, ada yang sudah empat hari tidak pulang ke rumah. “Pelajar tersebut ada masalah dengan keluarga sehingga tidak pulang ke rumah kurang lebih empat hari terakhir. Kami segera melakukan koordinasi dengan guru BK, untuk membantu menyelesaikan permalahan yang dihadapi pelajar itu,” tuturnya.

Sedangkan 4 pelajar lainnya, petugas menjaring di salah satu warung kopi yang berada di Kelurahan Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Mereka juga mendapat pembinaan yang sama dengan 7 pelajar yang terlebih dahulu terjaring razia. Petugas yang mencoba meminta pelajar untuk mengeluarkan isi tas, ternyata dari dalam tas salah satu pelajar ditemukan satu bungkus rokok.

Petugas juga menemukan bungkus rokok pada salah satu pelajar yang sebelumnya terjaring di warung kopi di Kelurahan Kaliombo. Untuk keempat pelajar yang terjaring diketahui berinisial JA (15) asal Desa Tugurejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, RG (16) asal Kelurahan Bangsal Kecamatan Pesantren, serta TK (14) dan MHR (15) asal Kelurahan Pesantren. Salah satu dari empat pelajar ini, ternyata masih duduk di kelas IX SMP swasta dan tiga lainnya kelas X SMA dan SMK Negeri dan swasta Kota Kediri.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date