BLSM Dibagi Pada 14 Ribu KPM

Kediri, koranmemo.com – Memasuki akhir tahun Pemerintah Kota Kediri mulai membagikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di 46 kelurahan. Berdasarkan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ada sebanyak 15001  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan.

Ketika menghadiri penyerahan BLSM di Kelurahan Balowerti, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan pesan agar bantuan yang diterima digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Bantuan ini sifatnya setahun sekali. Mudah-mudahan uang ini bisa membantu Bapak Ibu untuk membeli keperluan sehari- hari,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama Walikota muda ini juga meminta doa dan dukungan kepada seluruh warga agar Pemerintah Kota Kediri dapat menjalankan tugasnya untuk melayani masyarakat dengan baik.

“Panjenengan doakan Pemerintah Kota Kediri bisa membuat program yang bagus untuk masyarakat di Kota Kediri. Seperti Prodamas yang Alhamdulillah membantu panjenengan semua, anak-anak juga. Saya juga titip kalau panjenengan punya anak, cucu tolong suruh belajar baik-baik. Karena sekolahnya sudah gratis, apalagi sebentar lagi SMA insha Allah juga gratis. Insya Allah mulai tahun depan yang belum punya asuransi akan diberikan asuransi. Jadi panjenengan kalau sakit bisa pakai asuransi untuk berobat. Kita berharapnya mudah-mudahan tidak diberi sakit. Ini untuk jaga-jaga saja,” ungkap Mas Abu.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang pada penyerahannya dilakukan di beberapa tempat dan nantinya warga akan datang ke loket. Pada penyerahan tahun ini dilakukan di masing-masing kelurahan dengan nominal bantuan sebesar Rp 300 ribu per KPM.

Adapun data KPM yang berhak mendapatkan bantuan pada kali ini adalah dari pendataan yang diajukan oleh masing-masing kelurahan. Akan tetapi, dari total yang diajukan di atas jumlah sedikit berkurang setelah melalui penyesuaian KPM.

Jumlah KPM disesuaikan karena beberapa sudah meninggal dunia. BLSM tidak bisa diambil oleh sanak keluarga sehingga sisa yang tidak diserap akan kembali di ABPD.

Sedangkan setelah dilakukan penyesuaian terdapat 14.479 KPM yang menerima bantuan di masing-masing kelurahan. Rata-rata ada kurang lebih 200 sampai 300 KPM yang menjadi penerima di setiap kelurahan.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Kediri, Apip Permana mengatakan BLSM merupakan program daerah yang diadopsi dari program pemerintah pusat. Dan penyerahannya dilaksanakan 1 tahun sekali setiap akhir tahun yakni antara November dan Desember.

“Program ini merupakan 1 dari 20 program bantuan sosial yang ada di Kota Kediri. Tujuannya untuk meringankan pengeluaran yang terjadi biasanya meningkat pada akhir tahun seperti ini,” paparnya.

Beberapa tahun yang akan datang, setelah Basis Data Terpadu (BDT) selesai diproses, kemungkinan BLSM akan ditiadakan dan diganti dengan Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD). “BPNTD ini termasuk juga di dalamnya rastrada, jadi bantuannya nanti dalam bentuk non tunai semua,” tutupnya.

Selama 3 hari dari Senin (3/12) sampai Rabu (5/12), pembagian dilakukan di kelurahan dengan. Pada pembagian juga diberikan sosialisasi penyaluran BLSM kepada masyarakat.(adv/pemkotkediri)

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date