BI Gali Potensi Ekspor Kunyit di Gunung Wilis 

Kediri, koranmemo.com – Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Kediri akan menggali potensi besar petani kunyit yang ada di kawasan Gunung Wilis Kabupaten Kediri. Rempah – rempah yang tidak banyak diketahui banyak orang itu akan mulai digarap dengan melakukan ekspor ke luar negeri dalam beberapa tahun kedepan.

Kepala KPw BI Kediri, Djoko Raharto mengatakan, sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Perkebunan Kabupaten Kediri dan Provinsi Jawa Timur terkait potensi tanaman kunyit di atas Gunung Wilis Kediri. Tanah yang cukup luas membuat potensi tanaman rempah-rempah itu punya potensi besar untuk dilakukan ekspor ke luar negeri.“Potensinya sangat tinggi, lebih dari 850 hektare kunyit dan itu real. Ada informasi dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Kabupaten Kediri ada keinginan dari pengekspor untuk bekerjasama langsung dengan kelompok tani,” ujarnya usai mengikuti sosialisasi data ekonomi dan sosial Kota Kediri tahun 2018, Selasa (12/2).

Djoko berharap, tim yang terdiri dari Dinas Perkebunan Provinsi dan Kabupaten bisa memperkuat kelembagaan kelompok tani di wilayah tersebut. Pihaknya berharap ekspor kunyit itu bisa terealisasi. “Kami (Bank Indonesia) nanti akan mengembangkan kluster-klusternya dalam hal ini. Kalau tahun ini pra kluster karena tahun ini kami masih fokus pada kopi. Ternyata kopi di wilayah kami banyak tapi permasalahannya lagi-lagi kelembagaan yang tidak di back up,” ujarnya.

Selain kunyit yang masuk pra kluster, Djoko mengatakan, pihaknya akan mengerjakan coklat dan poran dan masuk dalam masa kluster pada 2020 mendatang. Sementara, penemuan kunyit di atas pembangunan Bandar Udara itu diakui Djoko Raharto tidak sengaja. Waktu itu pihaknya sedang mensosialisasikan tanaman porang untuk bahan baku tepung. Adanya ekspor kunyit diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Reporter Zayyin Multazam

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date