Berkunjung ke Trenggalek, Ini Yang Disampaikan Jokowi Terkait DD

Trenggalek, koranmemo.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau yang lekat disapa Jokowi berkunjung ke Kabupaten Trenggalek, Jumat (4/1). Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Trenggalek sebagai lanjutan rangkaian kunjungan kerja di sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Timur, Jokowi melakukan ‌Sosialisasi prioritas penggunaan dana desa (DD) tahun 2019 di provinsi Jawa Timur. Dalam sosialisasi yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Trenggalek, Jokowi menekankan penggunaan Dana Desa (DD) harus tepat sasaran.

Penggunaan dana desa yang tepat sasaran dinilai menjadi kunci utama untuk membangun ekonomi kerakyatan di lingkup pedesaan. Bahkan Jokowi menyebut, perputaran uang realisasi pencairan dana dari APBN itu seyogyanya dapat berkutat di lingkup setempat. “Misal infrastruktur jalan desa, jembatan, irigasi dan lain sebagainya. Usahakan material dibeli dari desa itu sendiri. ‌Kalau tidak ada, desa tetangga maksimal lingkup kecamatan, agar (keuangan,red) beredar di lingkup desa,” jelasnya dalam sambutannya.

Alokasi dana desa di seluruh Indonesia, lanjut Jokowi setiap tahunnya terus bertambah. Misalnya di tahun 2016 sebanyak 47 Triliun, tahun 2017 dan tahun 2018 sebanyak 60 triliun dan tahun 2019 sebanyak 70 triliun. Sedangkan untuk dana kelurahan di tahun 2019 sebanyak 3 triliun. “Dengan itu sampai saat ini sudah ada 191 ribu kilometer, 24 ribu posyandu, 50 ribu PAUD, 8.900 pasar desa, 58 ribu irigasi dan 4.100 embung di seluruh Indonesia. Yang sudah diberikan jangan sampai kembali ke Jakarta (tidak terserap,red),” kata Jokowi.

Melalui penggelontoran dana dari APBN yang diterima desa setiap tahunnya itu, masing-masing desa dapat berinovasi yang ditunjang dengan support anggaran dari pemerintah pusat. Harapannya desa semakin maju dan tidak tertinggal baik dari segala aspek.

“Contoh Umbul Ponggok (wisata yang dikelola oleh desa,red). Bayangkan penghasilannya bisa sampai 14 miliar dalam satu tahun. Kalau sudah seperti ini, warga masyarakat sendiri yang bakal merasakan,” pungkasnya, sembari melanjutkan pidatonya.

Usai memberikan sosialisasi yang diikuti oleh Kepala desa, perangkat desa Bumdes, BPD, kader posyandu, PKK pendamping desa, Jokowi langsung  bergegas menuju Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek untuk menunaikan Shalat Jumat. Selepas Shalat Jumat, orang nomor satu di Indonesia itu dijadwalkan akan menuju Kabupaten Ponorogo. Kunjungan kerja Jokowi ke beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Timur didampingi sejumlah menteri kabinet dan pejabat pemerintah provinsi (pemprov) maupun pemerintah daerah (pemda) setempat.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date