Beredar Surat Panggilan KPK Untuk Para Pejabat di Kabupaten Blitar

Blitar, koranmemo.com – Kabar adanya edaran surat panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditujukan kepada beberapa pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar mulai menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Pasalnya, surat panggilan KPK ini ditujukan kepada Bupati Nlitar, staf di PUPR dan Ketua DPRD Kabupaten Blitar.

Ketua Komite Rakyat Pemberantasan Korupsi (KRPK), Mohamad Trianto menjelaskan,  jika pihaknya mendapat informasi dari salah satu rekannya yang bisa dipercaya terkait kabar surat panggilan KPK.

“Informasi ini bisa dipercaya, silakan cek ke pihak yang mendapatkan panggilan,”  ungkapnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (12/10).

Dari informasi yang KRPK terima, bupati dan staf PUPR ini dipanggil KPK hari Senin (15/10) sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Blitar hari Selasa (16/10).

Trianyo menjelaskan, kerja sama KRPK dan KPK memang sudah lama terjalin sejak 2010 lalu. Yang mana setiap tahun KRPK selalu memberikan laporan dugaan adanya konspirasi di beberapa Pemerintahan baik di Kabupaten Blitar dan Kota Blitar.

“Terbukti kemarin KPK melakukan OTT di Kota Blitar, ya kemungkinan sekarang menangapi laporan yang ada di Kabupaten Blitar,” tegasnya.

Menanggapi terkait apa,  pihaknya masih belum mengetahui namun dimungkinkan adanya konspirasi beberapa proyek di Kabupaten Blitar atau terkait jasmas.

“Jasmas juga bisa, atau yang lain terkait perkembangan kasus Sosilo Prabowo karena diketahui saat persidangan juga sempat mengatakan dan membeberkan beberapa kerjasamanya di Kabupaten Blitar,” tutur Trianto.

Selain itu, Trianto berharap adanya panggilan KPK ini pejabat di Kabupaten Blitar bisa koperatif dan jujur dalam pemeriksaan KPK nanti.

“Kami cuma ingin pejabat mengatakan sejujurnya saat dimintai keterangan olej penyidik KPK nanti, ” imbuhnya.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date