Benih Kualitas Jelek, Kedelai Gagal Panen

Nganjuk, koranmemo.com – Kegagalan panen kedelai pada program percepatan areal tanam (PAT) kedelai APBNP 2017 di sejumlah LMDH Kabupaten Nganjuk, salah satu faktor penyebabnya adalah jeleknya kualitas benih.

“Dari 200 hektare areal tanam kedelai, keberhasilan panen hanya 25 persen. Penyebabnya, selain kualitas benih jelek, juga faktor cuaca,” ujar M. Arbai Ketua LMDH Sido Makmur Desa Mancon Kecamatan Wilangan.

Dikatakan, dari 1 ton benih kedelai yang diterima pada awal Pebruari 2018 lalu, ada dua macam benih. Yakni varietas wilis dari penangkar benih kedelai Desa Talang Kecamatan Rejoso dan varietas baluran dari Banyuwangi. “Benih kualitas jelek varietas wilis,” ucap Arbai.

Ketua LMDH penerima program PAT kedelai lainnya menuturkan, pada musim tanam Pebruari 2018, pihaknya juga mendapat suplai kedelai dua varietas seperti LMDH lainnya di wilayah BKPH Bagor. “Sama, benih yang jelek dari Desa Talang Kecamatan Rejoso. Benih saya kembalikan 860 kilogram,” bebernya, Jumat (11/5).

Editor : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date