Belum Digaji, Pekerja Tol Wilangan-Kertosono Demo

Nganjuk, koranmemo.com – Satu per satu pekerja tol Wilangan-Kertosono memasuki ruangan Badan Pengawasan Ketenagakerjaan Jatim, di BLK Provinsi Jatim, Jalan Kapten Kasihin, Nganjuk, Rabu (11/7). Kedatangan mereka guna menyampaikan persoalan gaji yang belum terbayarkan oleh kontraktor. Padahal seharusnya pada tanggal 10 seluruh pekerja sudah menerima gaji masing-masing.

Kepada pengawas ketenagakerjaan Jatim, perwakilan pekerja memaparkan bahwa mereka resah karena gaji yang seharusnya sudah diterima sejak 10 Juli 2018 belum juga didapatkan. Keresahan pekerja kian bertambah setelah beredar kabar jika mereka akan digaji hanya selama 13 hari untuk bulan ini. Padahal biasanya mereka digaji penuh setiap bulannya.

Terkait persoalan ini, Kumpulan Sumber Emas (KSE) yang menangani penggajian para pekerja berjanji akan segera mencairkan gaji para pekerja tersebut, maksimal dua hari ke depan. Adapun keterlambatan pencairan gaji disebabkan belum ditransfernya uang honor dari PT CRBC sebagai kontraktor proyek tol Wilangan-Kertosono, kepada KSE.

“Pihak KSE sudah berjanji akan segera melakukan pembayaran maksimal dua hari ke depan. Alasan keterlambatan penggajian karena belum ditransfer oleh pihak kontraktor yang mengerjakan proyek Tol Wilangan-Kertosono,” ungkap Adi Darwanto, Pengawas Ketenagakerjaan Jawa Timur.

Adi mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah lain guna menyelesaikan masalah tersebut, jika dalam pekan depan persoalan gaji pekerja tol tak kunjung tuntas. “Kami akan mengambil langkah lain jika sampai bulan depan masalah gaji pekerja tol ini tak kunjug tuntas,” ujarnya.

Reporter: Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date