Begini Temuan Fosil Fauna Berumur 1800 Tahun

Ngawi, koranmemo.com – Tim peneliti arkeologi nasional yang bekerjasama dengan legend university serta musium naturalis belanda menemukan sejumlah fosil fauna masa plaistosen di sungai Bengawan Solo tepatnya di Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu, (3/10).

Fosil-fosil tersebut ditemukan saat mereka melakukan penelitian dilokasi tempat ditemukannya jejak manusia purba atau homo erectus.

Tim Musium Naturalis Belanda Josephine Joordens kepada wartawan mengatakan, bahwa fosil yang ditemukan itu diantaranya tulang panjang, femur, gigi, gading dan beberapa fragmen tengkorak binatang dengan jenis binatang puvit, stegodon, gajah purba dan kijang.

“Fosil fauna masa plaistosen sudah berumur sekitar 1800 tahun dan terkubur di bebatuan dasar sungai, dengan temuan ini membuktikan banyaknya fauna maupun manusia yang menjadikan sungai bengawan solo sebagai sumber kehidupan sejak ratusan ribu tahun lalu,” katanya.

Dikatakan Josephine, jika penelitian yang dimulai pada 21 September 2018 ini akan berlangsung sekitar 5 tahun kedepan. Menurutnya, hal itu sesuai dengan program yang telah disepakati oleh pihak Arkeologi Nasional Jakarta, Musium Naturalis Belanda dan Legend University.

Dia menambahkan, dalam penggalian fosil ini sedikit terkendala oleh cuaca yang sangat panas. Selain itu, pihaknya bersama tim lainnya harus bekerja extra cepat untuk menyelesaikan penggalian tersebut karena sewaktu-waktu dimungkinkan air sungai naik saat hujan tiba.

Meski banyak menemukan fosil fauna, namun para tim ini belum menemukan fosil manusia purba di sekitar lokasi. Pun, pencarian dan penelitian fosil ini akan terus dilakukan. Kemudian untuk fosil yang ditemukan akan disimpan di Musium Trinil.

Reporter Dika Abdilah/Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date