Begini Nasib Pelaku Pengeroyokan Remaja di SLG

Kediri, koranmemo.com – Satreskrim Polres Kediri telah melakukan penyidikan terhadap tiga pelaku kekerasan remaja puteri di Simpang Lima Gumul (SLG).

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban dan pelaku, pihak kepolisian mewajibkan ketiga pelaku untuk wajib lapor.

Para pelaku yang dikenakan wajib lapor adalah dua pelajar SMP berinisial RA (16) warga Kecamatan Gurah dan NR (16) warga Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Selain itu IA (19) warga Kecamatan Pagu juga dikenakan wajib lapor oleh Unit PPA Satreskrim Polres Kediri.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Hanif Fatih Wicaksono mengungkapkan diwajibkannya ketiga pelaku wajib lapor karena beberapa pertimbangan. Pertimbangan yang utama adalah melihat faktor usia ketiga pelaku dan korban yang masih bawah umur.

Selain itu pihak kepolisian juga mempertimbangan masalah psikologi korban dan para pelaku apabila kasus tersebut diproses secara hukum. Ditakutkan apabila setelah menjalani hukuman ketiga pelaku akan menaruh dendam kepada pelaku.

“Karena ini merupakan kasus anak, kita lakukan difersi dan penanganan secara tersendiri. Kita datangkan pendampingan dari dinas sosial dan bapas pada saat pemeriksaan,” ungkapnya.

Untuk diketahui pada hari Minggu (25/2) media sosial diviralkan dengan video aksi kekerasan yang dilakukan NR dan dua pelaku lainnya di SLG. Dari hasil pemeriksaan sementara kronologi perkelahian remaja putri ini dipicu kesalahpahaman.

Saat itu, pelaku dan korban mengendarai motor saat berlangsung patroli balap liar di kawasan lapangan Simpang Lima Gumul. Ditengah jalan motor pelaku sempat bersenggolan dengan motor korban. Sontak, korban reflek dan melontarkan kalimat tidak pantas.

Ucapan yang dilontarkan DA tersebut memicu kemarahan pelaku. Mereka mengejar pelaku ke area lapangan. Seketika, para pelaku mengeroyok korban. Pelaku memukul korban bertubi-tubi yang mengenai kepalanya. Bahkan, pelaku sempat menendang korbannya.

“Kasus kenakalan remaja ini sudah sangat memprihatinkan. Orang tua dan pihak sekolah harus mengawasi dan memantau pergaulan mereka,” ungkap AKP Hanif.

Reporter : Nuramid Hasjim

Editor      : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date