Begini Aksi Berbahaya Saat Sosialisasi MRSF

Kedirikoranmemo.com — Aksi berbahaya ditampilkan para freestyler dari Forum Otomotif Kediri (FOK) dalam sosialisasi Millennial Road Safety Festival (MRSF) di Jalan Dhoho Kota Kediri, Minggu (10/2). Kegiatan ini menjadi puncak acara yang dilakukan oleh Polres Kediri Kota. Hadir dalam acara ini Kompol Aditya Panji Anom Kasubdit Kamsel Polda Jatim, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri, serta koordinator wilayah (Korwil) IV.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menggelorakan kampanye keselamatan berlalu lintas, baik bagi remaja dan orang tua. “Aksi – aksi berbahaya yang dilakukan para freestyler hanya gimik, jangan dicoba di jalan raya. Meskipun melakukan adegan berbahaya, mereka juga menggunakan pengaman. Jadi, keselamatan tetap nomor 1,” jelasnya, saat ditemui koranmemo.com, Kota Kediri, lanjut Kapolresta, juga mendapat kehormatan sebagai tuan rumah untuk melakukan kampanye keselamatan berlalu lintas. Pasalnya, di Kota Kediri jumlah generasi millennial mulai usia 15 tahun sampai 35  tahun dinilai cukup banyak sehingga keselamatan berlalulintas menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Dengan memperhatikan keselamatan saat berlalu lintas, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan serta mendukung generasi millennial untuk meraih cita – cita.

Selain kampanye tertib berlalu lintas, masih banyak kegiatan yang dilakukan dalam acara ini, mulai tarian barongsai, pemilihan duta lalu lintas, senam kolosal yang diikuti para pelajar sekolah menengah atas (SMA) sederajat  se-Kota Kediri, serta pembacaan deklarasi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Para orang tua millennial juga kita hadirkan di sini, diharapkan orang tua bisa turut mengawasi putra-putrinya tersebut. Dan bisa menyampaikan informasi dari sosialisasi ini kepada teman, sanak saudara, kerabat, serta tetangga untuk bersama – sama mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” sahutnya.

Tak mau kalah dengan penampilan dari warga Kota Kediri, Polisi Cilik dari Kabupaten Jombang juga unjuk gigi. Mereka tampak kompak menggunakan atribut kepolisian, dengan langkah tegap menunjukkan gerakan baris berbaris yang dikombinasikan dengan beberapa gerakan kreasi. Penampilan mereka juga menarik perhatian warga yang hadir, pasalnya usia mereka masih tergolong muda dan gerakan yang ditampilkan berebda dengan gerakan baris – berbaris pada umunya.

Sementara itu, Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri menambahkan, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri akan mendukung upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Bagi orang tua, jangan sampai memberikan kebebasan bagi anak untuk berkendara di jalan raya.

“Saya pribadi dan seluruh instansi yang terlibat, sangat setuju dengan kegiatan seperti ini. Warga Kota Kediri juga mengetahui, bagaimana cara mengendarai motor dengan baik, apa saja yang harus dipakai saat berkendara. Jangan sampai kita melanggar tata tertib lalu lintas, karena dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Jika pelajar, sambung Wali Kota Kediri, belum memenuhi syarat untuk berkendara terutama bagi yang belum mempunyai SIM, jangan nekat untuk mengendarai sepeda motor apalagi mengemudikan mobil. Bagi pelajar yang belum waktunya berkendara, sebaiknya menggunakan sepeda ke sekolah atau menggunakan angkutan umum jika orang tua tidak sempat mengantar.

“Sekarang juga sudah ada jalur sepeda, para pengguna jalan tidak hanya motor dan mobil. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik, dan untuk pengendara motor serta pengemudi mobil, diharapkan saling menghormati saat berada di jalan raya,” ucapnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date