Bayi Laki Laki Dilahirkan Perempuan ODGJ, Warga Ingin Mengadopsi

Lamongan, koranmemo.comBayi laki-laki yang dilahirkan oleh seorang perempuan diketahui orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bernama Neti, warga Bandung, Jawa Barat di gardu pos kamling Dusun Kuwati Desa Banjarwati Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan,  Rabu (7/11) kemarin,  menjadi perhatian masyarakat sekitar. Bahkan banyak orang yang ingin mengadopsi bayi laki laki berat 2.500 gram dengan panjang 48 sentimeter dengan proses kelahiran normal tersebut.

Hal ini dikatakan oleh bidan Desa setempat, Indah Irma Zumala.  Banyak warga yang datang dan mendengar merasa iba melihat nasib bayi mungil. Namun, karena bayi sudah berada dalam pengawasan maka proses tersebut menunggu keputusan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lamongan untuk menindaklanjuti dari kejadian ini, Insya Allah hari Senin akan kami antarkan kesana,” kata Indah panggilan akrabnya Indah Irma Zumala, Jumat(9/11) kepada sejumlah awak media.

Dia mengungkapkan, proses kelahiran bayi laki laki tersebut normal.  Sebelumnya ia mendapatkan kabar dari warga kalau ada orang perempuan yang melahirkan di pos kamling . Ketika sampai di lokasi tersebut bayinya sudah lahir.

“Saya datang, bayinya sudah lahir atas bantuan warga dan sepertinya normal tanpa kendala,” jelasnya

Menurutnya, bayi laki-laki yang dilahirkan oleh orang perempuan yang mengalami ODGJ tersebut cukup sehat dan normal dengan berat 2.500 gram dengan panjang 48 sentimeter. “Untuk menjaga kesehatan ibu dan bayinya, tersebut sementara waktu, mereka kita rawat di peskesmas Tlogosadang Kecamatan Paciran,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Desa Banjarwati, Sutiyono, saat ditanya kronoligis peristiwa proses kelahiran bayi laki laki yang di lahirkan oleh seorang perempuan yang mengalami ODGJ bernama Neti tersebut. Ia mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar Pukul 16.00 WIB di pos kamling yang terletak tidak jauh dari pertigaan Banjarwati, warga sekitar mendengar adanya orang yang mengerang kesakitan. Kemudian warga mendakati, ternyata ada orang perempuan sedang akan melahirkan.

“Warga yang paham dengan tanda-tanda orang yang akan melahirkan segera bertindak untuk membantunya. Dan sebagian wargapun berinisiatif memanggil seorang bidan desa untuk membantu proses kelahiran bayi laki laki tersebut,” beber Sutiyono, kepada sejumlah awak media, Jumat(9/11).

Sutiyono menambahkan, sebelum perempuan tersebut melahirkan diketahui telah berada di sekitar pos kamling dua hari lalu. Awalnya warga tidak menaruh curiga dengan keberadaan orang tersebut dan diaggap sebagai orang dengan gangguan jiwa biasa.

“Saya bangga terhadap warga Banjarwati, tidak canggung melakukan tindakan pertolongan. Ada yang memandikan bayi, merawat ibunya dengan penuh kekompakan,” pungkasnya.

Reporter:  Suprapto

Editor:  Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date