Bawaslu Sebut 25 TPS di Kota Madiun Rawan Kecurangan

Madiun, koranmemo.com – Puluhan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Madiun masuk dalam kategori rawan kecurangan. Indikator ini ditunjukkan dengan banyaknya lokasi TPS yang berdekatan dengan posko tim kampanye dan rumah calon legeslatif (caleg).

Hal itu disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko, Senin (15/4).

“Hasil pemetaan, setidaknya terdapat 25 TPS yang perlu diwaspadai. Meski begitu, TPS tersebut masih dalam level kerawanan yang sedang,” katanya.

Dikatakan, pemetaan juga dilakukan untuk mengetahui apakah TPS tersebut layak untuk penyandang disabilitas. Bahkan, evaluasi tingkat kerawanan TPS pada pemilu sebelumnya, juga menjadi penilaian dalam pemetaan itu. “Apakah pemilu-pemilu sebelumnya disitu ada gangguan keamanan atau tidak,’’tuturnya.

Hal lain yang menjadi perhatian khusus Bawaslu, yakni adanya daftar pemilih tambahan (DPTb) di 89 TPS. Karena jika kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) tidak jeli dengan aturan main DPTb, maka berpotensi adanya pelanggaran pemilu.

“Kalau KPPS tidak cermat dan asal orang dikasih lima kartu suara,  itu bisa bahaya. Karena DPTb itu sesuai dengan tingkatannya, dia tidak mendapatkan kartu penuh,”tandasnya.

Reporter M.Adi Saputra/Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date