Baru Seumur Jagung, Sayap Jembatan Prayungan Ambles

Nganjuk, koranmemo.com – Proyek pembangunan Jembatan Prayungan yang berada di Dusun/Desa Prayungan Kecamatan Lengkong menyisakan masalah. Proyek yang menelan anggaran Rp 1.720.161.000 dari APBD Kabupaten Nganjuk ini juga disoal warga.

Pasalnya, warga khawatir jika sewaktu-waktu hujan deras dan banjir menerjang, sayap jembatan kembali ambles. Dikhawatirkan dengan amblesnya sayap jembatan, membuat runtuh badan jembatan. Akibatnya, jalur antar dusun ini terputus.

Supian, Jogoboyo Desa Prayungan mengatakan, bibir sungai sebelah barat sepanjang 20 meter ini tidak dibronjong dan tidak diplengseng, sehingga dikhawatirkan jika banjir datang air akan menerjang sayap jembatan.

“Sebulan yang lalu saat banjir, sayap jembatan ambles sekitar 10 sentimeter. Selain itu, bangunan saluran air ke sungai juga retak. Sampai saat ini masih terlihat bekas tambalannya,” ujarnya, Minggu (6/1/2019).

Menurutnya, saat ini warga was-was jika hujan datang. Sebab, air yang datang dari selatan langsung menabrak bibir sungai sebelah utara. Tak pelak tanah di bibir sungai akan tergerus.

Hal ini bisa menghantam oprit jembatan. “Ini yang dikhawatirkan warga. Urukan oprit diduga kurang padat, jadi rawan ambles. Itu badan jembatan kan belum diaspal karena masih nunggu hujan lagi, apakah ambles lagi atau tidak,” bebernya.

Reporter : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date