Balai BPOM : Izin Edar Pil PCC sudah Ditarik Sejak 2013

Sidoarjo, koranmemo.com – Kasus terungkapnya 5,3 juta pil koplo berjenis PCC, Somadril dan DMP di Dusun Cangkring, Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo mendapat tanggapan serius dari BBPOM (Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan) Jawa Timur.  Pil PCC tersebut merupakan produk ilegal karena sudah ditarik dari peredaran sejak tahun 2013 silam.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Balai BPOM, Hardaningsih saat merilis kasus ini di Mapolsek Wonoayu Sidoarjo.  Selain ilegal, kasus penemuan pil PCC, DMP dan Somadril ini memiliki kemasan yang tidak memenuhi standart.

“Ketiga obat ini yakni, Paracetamol, Carisoprodol dan Cafein (PCC) dilarang beredar sejak tahun 2013.  Kalau sekarang ada peredarannya, artinya ini adalah produksi dan penjualannya juga ilegal,” kata Kepala BBPOM Surabaya Hardaningsih, Senin, (22/1/2018).

Ditambahkan, dari pil PCC yang membahayakan adalah adanya kandungan Carisoprodol.  Kandungan itu, imbuhnya, dibutuhkan otot untuk proses penyembuhan dan penghilang rasa nyeri bagi para konsumen.

“Jika dikonsumsi dengan dosis berlebih atau berbutir-butir bisa mengakibatkan kematian. Karena, adanya proses penekanan pada susunan syaraf pernafasan, ” tambahnya.

Lebih lanjut diterangkan, jenis obat dengan kandungan Dextrometorphan (DMP) itu sebelum tahun 2013 boleh digunakan dalam bentuk tunggal maupun campuran.

“Sebenarnya, berkhasiat untuk meredakan batuk. Namun, konsumen Dextrometorphan dalam bentuk tunggal ini banyak disalahgunakan,” tambahnya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat agar mengonsumsi obat-obat tersebut sesuai aturan dan anjuran dokter. “Jika sesuatu hal yang berlebihan akan merugikan,” cetusnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji mengatakan, tersangka Imam Muklison dan dari hasil pemeriksaan Sugeng di salah satu perumahan elit di Surabaya beberapa bulan yang lalu menunjukkan satu jaringan yang sama.

“Tersangka Imam ini di bayar Sugeng sebesar Rp 10 juta per bulan. Tersangka Sugeng tertangkap terlebih dahulu oleh Satuan Reskoba Polrestabes Surabaya. Sementara itu satu DPO dalam waktu dekat akan kami tangkap,” tandasnya.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.