Babak Belur Dikeroyok Warga

Blitar, koranmemo.com – Mohamad Zahroh (37), pencari barang bekas dari Kelurahan Bence Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, babak belur dihajar massa karena berusaha kabur sesaat setelah menabrak pengendara sepeda motor hingga tewas. Insiden kecelakaan itu terjadi di Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan, Senin (2/1) pagi.

Ipda Nova Indra, Kanit Laka Lantas Polres Blitar mengatakan, korban adalah Andre Budi Santoso (20) warga Desa Watu Dandang Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Pemuda itu tewas dengan luka parah di kepala, saat dalam perjalanan menuju RSUD Mardi Waluya, Blitar. “Kemungkinan, korban kehabisan darah saat perjalanan ke rumah sakit kareba luka di kepalanya cukup parah,” ujarnya.

Diungkapkan, kejadian itu terjadi pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban bersama dua temannya mengendarai sepeda motor masing-masing, dengan melaju beriring-iringan. Mereka berencana berwisata ke Pantai Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar.

Andre, saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Vega nopol AG 6956 XU. Saat tiba di tikungan jalan Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan, korban berpapasan dengan sepeda motor Tossa nopol AG 8395 KC (roda tiga), yang dikemudikan M Zahroh.

Saat berpapasan itu, bak sepeda motor Tossa yang mengangkut barang bekas itu, menyenggol sepeda motor korban, hingga korban jatuh. Meski tahu korbannya terkapar di jalan, namun Zahroh bukannya berhenti dan menolong. Sebaliknya, dia malah tancap gas dan kabur ke arah Pasar Kademangan, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari TKP.

Melihat Zahroh kabur, dua teman korban langsung berteriak-teriak, minta tolong ke warga. “Tanpa ada yang mengomando, warga mengejarnya. Hanya sekitar 500 meter (dekat makam umum Desa Duwuhan), pelaku tertangkap warga,” ungkap Nova Indra.

Begitu tertangkap, pelaku dibawa kembali ke lokasi kecelakaan. Entah siapa yang memulai, pelaku tiba-tiba dihajar warga hingga babak belur. Untungnya, petugas polsek setempat segera tiba di TKP sehingga pelaku dapat diselamatkan dari amukan massa.

Bahkan saat pelaku dibawa ke polsek, massa sempat mengikutinya karena masih kesal dengan ulah pelaku, yang sempat kabur usai menabrak korban. “Dia mengaku kabur karena takut jadi sasaran emosi massa,” pungkasnya. (rif)

Follow Untuk Berita Up to Date