Ayah dan Dua Anak Tewas Jadi Tumbal Air Terjun Jurug Gue

Trenggalek, koranmemo.com – Nahas menimpa keluarga Joko Susapto (36) warga RT 25/RW 07 Dusun Sugihan Desa Sumberingin Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek. Saat bermain di kawasan Air Terjun Jurug Gue di Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek, Joko Susapto tewas bersama dua anaknya, Arinda (11) dan Fais (10), Selasa (1/1). Tiga orang tersebut tewas tenggelam pasca terpeleset ketika tengah berswafoto (selfie) bersama keluarganya.

AKP Yasir Kapolsek Suruh mengatakan, saat itu korban tengah berswafoto bersama keluarganya berjumlah enam orang. Korban saat itu tengah bermain di kawasan Air Terjun Jurug Gue, tepatnya di kawasan perhutani masuk RT/RW 06 Dusun Dawuhan Desa Mlinjon Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. “Korban berada di lokasi bersama empat anaknya dan istrinya,” ujarnya saat dikonfirmasi koranmemo.com.

Akibat kejadian itu, korban bersama dua  anaknya tewas tenggelam. Sementara, Dumani (36) dan dua anaknya yakni Kalia dan Kalista yang masih berumur 2 tahun selamat. Saat ini, tiga orang yang  selamat itu tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Dr Soedomo Kabupaten Trenggalek. “Alhamdulillah untuk kondisinya (tiga korban selamat,red) sudah membaik. Tiga orang yang selamat saat ini masih berada di Rumah Sakit Dr Soedomo Trenggalek,” jelasnya.

Kapolsek Suruh, AKP Yasir menambahkan, sebelumnya keluarga Joko Susapto berangkat ke kawasan Air Terjun Jurug Gue sekitar pukul 08.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor nopol AG 3325 YH. Kemudian, sekitar pukul 14.15 WIB saat hendak pulang, mereka berswafoto bersama. Tiba-tiba, saat berswafofo, kaki Joko Susapto terpeleset bebatuan licin dan tercebur. “Kemudian mereka tercebur ke sungai,” imbuhnya.

Saat berswafoto, lanjut Yasir, Joko Susapto tengah menggendong dua anak kembarnya, Kalia dan Kalista yang masih berusia dua tahun sehingga mereka ikut tercebur di sungai sedalam tiga meter. Melihat hal itu, secara spontanitas istri korban langsung menceburkan diri bermaksud hendak menolong suaminya.

Saat menolong suaminya, tanpa disadari anak pertama dan keduanya, Faiz dan Arinda juga menceburkan diri bermaksud menolong ayah dan adiknya. “Diduga tidak bisa berenang, kedua anak mereka (Faiz dan Arinda,red) meninggal dunia bersama ayahnya,” kata AKP Yasir, Kapolsek Suruh sembari menjelaskan saat berswafoto dua anaknya yang pertama dan kedua disamping ibunya.

Sujiono, Humas Rumah Sakit Dr Soedomo Trenggalek membenarkan saat ini tiga korban yang selamat berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif. Sementara, tiga korban lainnya saat ini sudah berada di rumah duka. “Korban selamat masih menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Sujiono, Humas Rumah Sakit Dr Soedomo.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date