Astronom Temukan Planet Kerdil Baru, Goblin!

Koranmemo.com – Para astronom menemukan planet kerdil (dwarf planet) yang diberi nama Planet Goblin. Planet ini terletak lebih jauh dari Planet Pluto, bahkan hampir keluar dari sistem tata surya.  Goblin merupakan planet kerdil ketiga yang sejauh ini ditemukan oleh para astronom, setelah sebelumnya mereka menemukan Planet Sedna pada tahun 2003 yang memiliki diamter 620 miles dan Planet 2012 VP113 yang ditemukan pada tahun 2014.  2012 VP113 ukurannya sedikit lebih besar dari Goblin, yakni 310 miles.

Planet Goblin sebenarnya pertama kali ditemukan oleh para astronom pada tahun 2015.  Kendati demikian, para astronom masih belum yakin jika benda langit itu adalah planet kerdil.  Mereka masih ingin mempelajarinya lebih lanjut sebelum mengumumkannya ke publik.  Baru pada Selasa (2/10) lalu, 3 astronom, yakni Scott Sheppard dari Institusi Sains Carnegie, Chad Trujillo dari Universitas Northern Arixona dan David Tholen dari Universitas Hawai mengumumkan penemuan planet berdiameter 200 miles tersebut.

Dilansir dari media dari express.co.uk, Sheppard mengatakan, semakin banyak para astronom menemukan planet kerdil, maka manusia akan lebih mengerti ada apa di luar sistem tata surya selama ini.  “Dan kita juga bisa tahu planet mana yang mungkin sedang membentuk orbitnya.  Penemuan yang akan mengembangkan pengetahuan kita tentang evolusi tata surya,” ujar Sheppard.

Orbit dari planet kerdil balu ini terletak di kelompok kecil, dunia yang sangat  jauh, yang para astronom beri nama Inner Oort Cloud Objects. Dengan kata lain, orbit planet ini berada dalam Oort Cloud atau satu spiral raksasa yang terdiri dari es mengelilingi matahari.

Goblin, yang juga dikenal dengan nama 2015 TG387, terletak sekitar 80 AU (astronomical units) dari matahari.  Satu AU sama dengan jarak antara bumi dari matahari.  Misalnya, jarak Pluto dan matahari adalah 34 AU.  Jadi, jarak antara Goblin dan matahari sekitar dua setengah kali lipat lebih jauh dari jarak antara Pluto dan matahari saat ini.

Meskipun ukurannya terbilang kecil, namun orbit planet ini sangat panjang, dan tidak pernah membawa Goblin dekat dengan matahari.  Jarak terdekatnya dengan matahari adalah 65 AU.  Selain Goblin, planet lain yang mempunyai jarak terjauh dengan matahari adalah 2012 VP113, yakni 80 AU dan Sedna, dengan 76 AU.

Dengan jarak sejauh itu, Goblin membutuhkan waktu 40.000 tahun untuk mengelilingi matahari, yang berarti 2.300 tahun lebih lama dari bumi.

Sheppard menjelaskan, para astronom hanya bisa mendeteksi planet kerdil ketika mereka berada pada jarak terdekat dengan matahari.  Jika dibandingkan, dari 100 persen orbit mereka, 99 persen di antaranya terlalu jauh dari matahari.  Jadi kesempatan mereka untuk mengobservasi hanya 1 persen, itupun masih belum bisa dipastikan kapan.  “Sampai saat ini, kami hanya melihat sepucuk gunung es saja (masih terlalu sedikit),” ujarnya.

Editor: Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date