Antisipasi Jalur Mudik,PPLS Perbaiki Drainase dan Tinggikan Tanggul Lumpur Lapindo 

Sidoarjo, koranmemo.com Luberan air di sepanjang Jalan Raya Porong Sidoarjo diharapkan tidak terjadi lagi selama arus mudik Lebaran Idul Fitri nanti.

Untuk mengantisipasi hal itu, PPLS (Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo) terus menggenjot perbaikan drainase yang berada di pinggir rel kereta api sepanjang Jalan Raya Porong.

“Pengerjaan drainase itu menjadi prioritas utama kami menjelang musim mudik lebaran ini,” kata Hengki Listya Adi, humas PPLS, Jumat (8/6/2028).

Drainase yang berada di antara tanggul dan rel kereta api itu selama ini sering merembes ke jalan hingga mengakibatkan banjir yang mengganggu arus lalu lintas di jalan penghubung Surabaya-Sidoarjo-Pasuruan-Malang tersebut.

“Air dari drainase tersebut berasal dari Sungai Juwet Kenongo. Dan satu-satunya jalan untuk mengalirkannya adalah dengan dipompa,” sambung dia.

Selama ini, ada tiga pompa yang disiagakan untuk mengalirkan air dari drainase ke Kali Porong. “Utamanya saat musim hujan, karena volume tinggi hingga berpotensi meluber ke rel kereta dan ke jalan raya,” imbuh Hengki.

Selain drainase, sepanjang 2018 ini PPLS juga sedang sibuk meninggikan tanggul. Setelah tahun lalu peninggian tanggul di sisi Selatan dan Utara, tahun ini jadwalnya peninggian tanggul di sisi barat. Yakni tanggul yang bersebelahan dengan Jalan Raya Porong.

“Sekarang tingginya sudah mencapai 9-10 meter. Targetnya, tahun ini tanggul di sisi barat ditinggikan sampai 11 meter. Yakni tanggul dari titik 21 Siring sampai 72 Ketapang. Proyek itu progresnya sudah sekitar 60 persen,” urai Hengki.

Diakui, selama ini lumpur Lapindo masih dialirkan ke Sungai Porong menggunakan enam buah kapal keruk. Namun, disebutnya bahwa kondisi tanggul tetap aman, tidak ada potensi longsor atau ambrol.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date