Aniaya WIL, Waket DPRD Madiun Dijebloskan Lapas

Madiun, koranmemo.comWakil Ketua (Waket) DPRD Kabupaten Madiun Hari Puryadi, pada Selasa (17/4) dijebloskan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas)  Klas I Madiun terkait kasus penganiayaan terhadap Hermin Aryumi, wanita idaman lain (WIL).

Eksekusi terhadap politisi Partai Demokrat itu, mendasar amar putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun yang memvonis Hari Puryadi bersalah melanggar pasal 351 ayat (1) KUHP atas tindak pidana penganiayaan yang dilakukannya, dan dihukum selama 1 bulan 7 hari. ”Keputusan ini kami terima sekitar dua minggu yang lalu,” kata Kasi Pidum Kejari Kabupaten Madiun Andy Rahman.

Hari Puryadi sebelumnya telah menjalani hukuman pada tahap 2 lalu, sehingga nantinya ada pemotongan masa tahanan. ”Ada perbandingan antara hukuman di dalam dan di luar (LP, red). Terkait pemotongan masa tahanan menjadi kewenangan pihak LP,’ ujarnya.

Hari Puryadi dilaporkan Hermin ke Polsek Sawahan pada 20 Mei lalu atas penganiayaan yang dilakukannya. Atas perbuatannya, Hermin mengalami luka memar di kepala di sebelah kiri sepanjang tiga sentimeter.

Penganiayaan itu dilakukan Hari Puryadi di halaman rumahnya di Kecamatan Mejayan. Namun, dalam persidangan, Hari Pur menampik telah memukul Hermin. Tindakan itu dilakukannya secara spontan sebagai upaya membela diri.

Reporter: Juremi

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date